KLIK SAJA - BNPB kembali memperbarui data bencana banjir dan longsor yang menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dan angkanya membuat hati siapa pun ikut terhuyung.
Hingga Rabu pagi, tercatat 753 warga meninggal dunia, sementara lebih dari 2.600 lainnya mengalami luka-luka.
Data ini diambil dari pembaruan resmi BNPB pukul 09.00 WIB yang juga memasukkan jumlah korban hilang yang mencapai 650 jiwa.
Selain itu, 576.300 orang terpaksa mengungsi ke berbagai titik aman, meninggalkan rumah, pekerjaan, dan kenyamanan yang selama ini mereka kenal.
Sebaran pengungsi terjadi merata di tiga provinsi, menunjukkan betapa luasnya dampak bencana kali ini.
Situasi ini membuat upaya penanganan darurat tidak hanya harus cepat, tetapi juga terukur dan menyeluruh.
Mensos Gus Ipul Beberkan Bantuan Rp25 Miliar
Di tengah situasi yang sudah berat, Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menyampaikan kabar soal bantuan pemerintah pusat yang totalnya mencapai Rp25 miliar.
Bantuan itu diberikan dalam bentuk natura hingga pendanaan operasional yang dimanfaatkan di dapur-dapur umum.
Gus Ipul menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk kebutuhan bahan baku, peralatan memasak, serta pemenuhan logistik yang dibutuhkan warga pengungsi.
Bantuan juga digunakan untuk menggerakkan SDM yang bertugas di lapangan sebuah detail yang jarang disebut tapi sangat krusial dalam situasi darurat.
Ia menegaskan bahwa Kemensos akan terus memantau kebutuhan di lapangan agar tak ada titik yang luput dari perhatian.
Artikel Terkait
Catat Yuk! Jadwal, Rute dan Tarif Kapal Pelni KM Gunung Dempo Periode Desember 2025
Dari Alarm Level 1 ke Level 5 dalam 3 Jam, Mengurai Tragedi Kebakaran Hong Kong yang Mengguncang Indonesia
Bantuan Logistik Lamban Pasca Bencana Banjir, Oknum Warga Sibolga Jarah Gudang Bulog
Di Tengah Ketidakpastian Global, BRI Justru Melesat, Ini 7 Bukti Kuatnya Tata Kelola Mereka
18 Titik dalam Kepungan Air, Upaya Kemanusiaan Aceh dari Akses Terputus hingga Jeritan Minta Tolong