Mahfud MD Paparkan Evaluasi Internal Polri, 67% Kapolsek Bermasalah dan Kuota Prerogatif yang Diminta Dihapus

photo author
- Jumat, 21 November 2025 | 14:42 WIB
Mahfud MD Paparkan Evaluasi Internal Polri, 67% Kapolsek Bermasalah dan Kuota Prerogatif yang Diminta Dihapus (Mahfud MD menyamlaikan beberapa persoalan serius dalam institusi Polri. (Tangkapan layar YouTube Forum Keadilan TV))
Mahfud MD Paparkan Evaluasi Internal Polri, 67% Kapolsek Bermasalah dan Kuota Prerogatif yang Diminta Dihapus (Mahfud MD menyamlaikan beberapa persoalan serius dalam institusi Polri. (Tangkapan layar YouTube Forum Keadilan TV))

KLIK SAJA - Dalam sebuah tayangan Forum Keadilan TV yang dirilis Kamis, 20 November 2025, Mahfud MD muncul dengan gaya khasnya tenang, lugas, tapi kalimatnya seperti lemparan bola bowling, pelan di awal tapi menghantam keras di ujung.

Di video itu, ia memaparkan sejumlah persoalan serius terkait Polri dan institusi keamanan, sekaligus mengungkap percakapan penting antara Presiden Prabowo Subianto dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Dari leadership yang mandek, intervensi politik yang tak juga surut, hingga data internal Polri yang bikin dahi masyarakat berkerut, berikut rangkuman selengkapnya.

Arahan Presiden Prabowo yang Tegas dan Tidak Berputar-putar

Di awal penjelasannya, Mahfud MD membuka ulang arahan Presiden Prabowo yang disampaikan dalam rapat tertutup.

Baca Juga: Tambang Malut Semrawut Dari Hutan Hilang, Warga Dikriminalisasi, hingga Perang Dua Perusahaan Raksasa

Arahan itu, menurut Mahfud, punya tekanan moral yang kuat dan ditujukan langsung kepada Kapolri dan Panglima TNI.

Kutipannya bahkan terasa seperti tamparan halus yang disampaikan frontal.

“Sampai gini Pak, kamu Pak Listyo, Pak Agus Panglima, gak ada gunanya kamu bintang empat ini kalau tidak bisa membantu rakyat dengan mengatasi hal-hal,” ucap Mahfud.

Gaya bicaranya datar, tetapi pesan yang dibawa penuh makna. Jabatan tinggi tidak ada artinya jika tidak berdampak pada publik.

Di sini, Mahfud seperti mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat bukan dibangun oleh pangkat, melainkan kinerja yang benar-benar terasa.

Baca Juga: Fenomena ‘Nonton Razia’ di Tikungan! Warga Tak Berani Lewat, Polisi Tetap Serius, Netizen Leluconnya Deras

Pernyataan ini sekaligus membuka pintu untuk pembahasan lebih dalam mengenai masalah-masalah yang masih menghambat performa institusi keamanan.

Dua Faktor Utama yang Dianggap Menghambat Kinerja Polri

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X