Aparat dan birokrat disebut ikut terseret, menunjukkan bagaimana pertarungan modal ikut menggerakkan roda birokrasi.
5. Respons Gubernur Ada yang Ditahan, Ada yang Dimediasi, dan Banyak yang Masih Menggantung
Menanggapi tudingan kriminalisasi, Gubernur Sherly Tjoanda tidak menampik.
“Ada warga yang ditahan aparat karena berselisih dengan pihak swasta. Itu benar,” katanya dalam Program Rosi.
Baca Juga: Dirut BJB Yusuf Saadudin Meninggal, Golf Jadi Sorotan dan Manajemen Masih Bungkam
Sherly berusaha meredam konflik dengan mediasi, meminta aparat memberikan sanksi paling ringan sebuah upaya yang terdengar baik, tetapi tidak menyentuh akar masalahnya.
Masalahnya bukan sekadar siapa yang ditahan, tapi bagaimana konflik bisa terjadi berulang tanpa pembenahan tata kelola.
Mediasi mungkin bisa meredakan permukaan, tapi apa kabar persoalan dasarnya?***
Artikel Terkait
Info Arek Jember! Operasi Zebra Semeru 2025 Pada 17-30 November 2025, Cek Lokasi Cegatan Razia dan Daftar Prioritas Penindakan
Bukan Mimpi! Indonesia Siap Punya Kawasan 80 Hektare di Makkah, Lengkap Hotel, Rumah Sakit, hingga Bisnis Syariah
Ketika Forum Dibungkam, Mengapa Audiensi Ijazah Jokowi Justru Diwarnai Walk Out Massal?
Pedagang Tambah Tarif QRIS Mulai Rp500, Trend Baru atau Pelanggaran Aturan BI? Ini Penjelasannya!
Boy Thohir Borong 3,1 Juta Saham TRIM, Sinyal Kepercayaan Besar pada Masa Depan Pasar Modal Indonesia