Tambang Malut Semrawut Dari Hutan Hilang, Warga Dikriminalisasi, hingga Perang Dua Perusahaan Raksasa

photo author
- Jumat, 21 November 2025 | 12:10 WIB
Tambang Malut Semrawut Dari Hutan Hilang, Warga Dikriminalisasi, hingga Perang Dua Perusahaan Raksasa (kilat.com)
Tambang Malut Semrawut Dari Hutan Hilang, Warga Dikriminalisasi, hingga Perang Dua Perusahaan Raksasa (kilat.com)

Aparat dan birokrat disebut ikut terseret, menunjukkan bagaimana pertarungan modal ikut menggerakkan roda birokrasi.

5. Respons Gubernur Ada yang Ditahan, Ada yang Dimediasi, dan Banyak yang Masih Menggantung

Menanggapi tudingan kriminalisasi, Gubernur Sherly Tjoanda tidak menampik.

“Ada warga yang ditahan aparat karena berselisih dengan pihak swasta. Itu benar,” katanya dalam Program Rosi.

Baca Juga: Dirut BJB Yusuf Saadudin Meninggal, Golf Jadi Sorotan dan Manajemen Masih Bungkam

Sherly berusaha meredam konflik dengan mediasi, meminta aparat memberikan sanksi paling ringan sebuah upaya yang terdengar baik, tetapi tidak menyentuh akar masalahnya.

Masalahnya bukan sekadar siapa yang ditahan, tapi bagaimana konflik bisa terjadi berulang tanpa pembenahan tata kelola.

Mediasi mungkin bisa meredakan permukaan, tapi apa kabar persoalan dasarnya?***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X