Publik Terbelah Soal Soeharto, Antara Nostalgia Pembangunan dan Luka Lama yang Belum Sembuh

photo author
- Minggu, 9 November 2025 | 03:32 WIB
Publik Terbelah Soal Soeharto, Antara Nostalgia Pembangunan dan Luka Lama yang Belum Sembuh (Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio ungkap mayoritas publik setuju Soeharto jadi pahlawan nasional. (X/jhonsitorus_19))
Publik Terbelah Soal Soeharto, Antara Nostalgia Pembangunan dan Luka Lama yang Belum Sembuh (Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio ungkap mayoritas publik setuju Soeharto jadi pahlawan nasional. (X/jhonsitorus_19))

Pahlawan Nasional atau Simbol Kontroversi?

Wacana ini sekali lagi memperlihatkan dilema bangsa dalam mendefinisikan pahlawan.

Apakah pahlawan adalah sosok yang membawa kemajuan, atau mereka yang menegakkan nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi?

Soeharto mungkin telah membangun jalan, irigasi, dan ketahanan pangan. Tapi apakah itu cukup untuk menghapus jejak represi dan pelanggaran di masa lalu?

Baca Juga: Promedia Tutup Roadshow Journalism 360 di Tasikmalaya: Kolaborasi Jadi Kunci Masa Depan Media

Publik mungkin masih akan terus berdebat — dan mungkin itu baik. Karena di situlah tanda bahwa bangsa ini masih berani berpikir kritis terhadap sejarahnya sendiri.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X