Perseteruan Menkeu dan Gubernur Jabar Menguak Dugaan Dana Daerah Mengendap di Bank

photo author
- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 15:53 WIB
Perseteruan Menkeu dan Gubernur Jabar Menguak Dugaan Dana Daerah Mengendap di Bank (Menyoroti pernyataan influencer, Helmy Yahya terkait kontroversi Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi terkait dugaan dana mengendap di bank. (Instagram.com / @purbayayudhi_official - @dedimulyadi71))
Perseteruan Menkeu dan Gubernur Jabar Menguak Dugaan Dana Daerah Mengendap di Bank (Menyoroti pernyataan influencer, Helmy Yahya terkait kontroversi Menkeu Purbaya vs Dedi Mulyadi terkait dugaan dana mengendap di bank. (Instagram.com / @purbayayudhi_official - @dedimulyadi71))

KLIK SAJA - Perdebatan antara Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi semakin memanas, menyusul polemik mengenai dugaan dana APBD Jawa Barat yang masih tersimpan di bank tanpa kejelasan penggunaannya.

Perselisihan ini mencuat setelah pernyataan Purbaya yang disampaikan kepada wartawan di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Kamis, 23 Oktober 2025.

Dalam keterangannya, Purbaya menyoroti praktik penyimpanan dana APBD Jabar dalam bentuk giro yang dinilainya tidak menguntungkan.

Menurutnya, bunga dari giro jauh lebih rendah dibandingkan deposito, sehingga kebijakan tersebut justru bisa merugikan pemerintah daerah.

Baca Juga: Langkah Cepat Pemprov Jateng Hadapi Banjir! Dapur Umum, Pompa Air, dan Koordinasi Lintas Instansi

“Ada yang bilang uangnya tidak disimpan di deposito, melainkan di giro. Itu malah lebih rugi karena bunganya rendah. Kenapa disimpan di giro? Nanti hal itu akan diperiksa oleh BPK,” ujar Purbaya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Ia menilai komentar Purbaya terlalu menuduh dan tidak memahami konteks pengelolaan keuangan daerah secara menyeluruh.

Dedi menegaskan bahwa penyimpanan dana di bank dilakukan sesuai dengan aturan dan mekanisme keuangan yang berlaku.

Polemik ini memperlihatkan ketegangan antara pemerintah pusat dan daerah terkait transparansi serta efisiensi pengelolaan dana publik.

Hingga kini, publik menanti klarifikasi resmi terkait status dana APBD Jawa Barat yang dipersoalkan tersebut.

Baca Juga: Cek Disini! Tema dan Link Twibbon Hari Sumpah Pemuda k-97 Tahun 2025, Dijamin Keren dan Patriotik!

Dalam kesempatan berbeda, Dedi Mulyadi menegaskan, langkah tersebut merupakan upaya menjaga fleksibilitas keuangan agar dana bisa segera digunakan untuk pembangunan.

“Kalau hari ini juga menyimpan di giro juga dianggap rugi,” ujar Dedi di Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 24 Oktober 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X