Upaya Efisiensi dan Penghematan BGN Dapat Apresiasi Langsung dari Presiden Prabowo di Acara Wisuda UKRI

photo author
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 20:08 WIB
Upaya Efisiensi dan Penghematan BGN Dapat Apresiasi Langsung dari Presiden Prabowo di Acara Wisuda UKRI (Presiden Prabowo memuji dan menyambut baik pengembalian anggaran MBG oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Instagram/badangizinasional.ri))
Upaya Efisiensi dan Penghematan BGN Dapat Apresiasi Langsung dari Presiden Prabowo di Acara Wisuda UKRI (Presiden Prabowo memuji dan menyambut baik pengembalian anggaran MBG oleh Kepala BGN, Dadan Hindayana. (Instagram/badangizinasional.ri))

"Biasanya, sudah mulai bulan November pejabat menghabis-habiskan uang, mencari kegiatan untuk anggaran dihabiskan. Beliau bilang beliau kembalikan Rp 70 triliun,” kata Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Anggaran Rp70 triliun itu kemudian digunakan untuk program lain, seperti bantuan untuk masyarakat susah, bantuan desa, bantuan nelayan, dan lainnya.

“Jadi, saya kira Pak Dadan ini perlu kita hormati sebagai seorang patriot. Rp70 triliun itu 4 miliar dollar Amerika Serikat itu, jarang terjadi menurut saya,” tegasnya.

Beda Persepsi Pengembalian Anggaran Kepala BGN dan Menkeu Purbaya

Baca Juga: KPK Buka Pintu Penyelidikan Proyek Whoosh: Mahfud MD dan Masyarakat Diminta Masukkan Aduan Dugaan Korupsi Agar Dapat Diproses Resmi

Pengembalian uang dari BGN kepada pemerintah diungkapkan oleh Dadan pada 14 Oktober 2025 lalu.

“Tahun ini BGN menerima alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun, ditambah dana standby Rp100 triliun," ucap Dadan saat itu..

"Dari total tersebut, Rp99 triliun berhasil terserap, sementara Rp70 triliun dikembalikan kepada Presiden Republik Indonesia karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” paparnya.

Untuk tahun 2026, Dadan mengatakan anggaran untuk MBG adalah Rp268 triliun dengan dana cadangan yang disiapkan Rp67 triliun sehingga totalnya mencapai Rp335 triliun.

Baca Juga: Setelah Terima Curhatan Kepala Daerah, Wakil Presiden Gibran Panggil Menkeu Purbaya, Fokus Utama Pembahasan TKD!

Sementara menurut Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, uang yang dikembalikan oleh BGN adalah anggaran, bukan uang yang sudah diterima oleh badan tersebut.

“Yang saya tahu dia balikin Rp100 triliun dari anggaran yang dia sempat minta, tapi itu belum dianggarkan betul,” kata Menkeu Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenkeu pada 14 Oktober 2025 lalu.

“Jadi, sebetulnya uangnya belum ada, dari anggaran yang dia minta dulu yang belum kita alokasikan, jadi uangnya nggak ada,” jelasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X