"Ini kan Rp9.000 triliun itu sekarang masih di bawah 39 persen dari PDB, kan? Jadi dari standar ukuran internasional, itu masih aman,” imbuhnya.
Purbaya lalu membandingkan rasio utang Indonesia dengan negara besar lain, yaitu Jerman di atas 100 persen, Amerika Serikat di atas 100 persen, bahkan Jepang lebih dari 250 persen.
Meski begitu, Menkeu menegaskan pihaknya akan menekan penerbitan utang baru dengan memperbaiki kualitas belanja negara.
“Ke depan kita akan cepat coba kontrol belanja pemerintah supaya lebih baik, sehingga yang enggak perlu-perlu saya bisa mulai potong,” tukas Purbaya.***
Artikel Terkait
Demi Perkembangan Optimal Anak, Kemenko PMK Siapkan Program 'Pelita' untuk Integrasi Data Bakat dan Kondisi Psikologis Siswa
Pemerintah Siapkan Tambahan Kuota Magang Nasional Bergaji hingga 100.000 Peserta Setelah Evaluasi Tahap Pertama Rampung
BPJS Kesehatan Akan Ikuti Kebijakan Pemerintah Asal Ada Dasar Hukum Jelas untuk Penghapusan Tunggakan Iuran Peserta
Bapanas Laporkan 29,9 Ribu Ton Beras Turun Mutu, Mentan Amran Tegaskan Jangan Hanya Fokus pada Kerusakan dan Abaikan Stok Baik
SMAN Unggulan MH Thamrin Resmi Jadi Sekolah Garuda, Fokus Cetak Generasi STEM Unggul dan Perluas Peluang Kuliah ke Luar Negeri