Sebagai bentuk dukungan, BNPB telah menyalurkan berbagai perlengkapan evakuasi, mulai dari 200 kantong jenazah, 200 pasang sarung tangan, 4.000 masker, hingga 250 set alat pelindung diri.
Selain itu, sejumlah alat berat seperti tiga unit crane, satu unit excavator breaker, 30 unit dump truck, empat set alat pemotong beton, serta 30 unit ambulans juga dikerahkan.
BNPB bahkan menyiapkan anggaran operasional khusus untuk mendukung kelancaran proses evakuasi yang diperkirakan berlangsung selama sepekan.
Tragedi ini masih menyisakan duka mendalam, terlebih karena banyak korban adalah para santri yang tengah menuntut ilmu.
Tim SAR berkomitmen untuk terus memaksimalkan pencarian, sementara posko BNPB secara berkala melaporkan perkembangan terbaru setiap pukul 06.00, 12.00, dan 18.00 WIB.***