Update Tragedi Ambruknya Musala Ponpes Al Khoziny: Korban Jiwa Bertambah Jadi Sembilan Orang

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Jumat, 3 Oktober 2025 | 17:02 WIB
Kondisi Ponpes Al Khoziny yang ambruk (RRI)
Kondisi Ponpes Al Khoziny yang ambruk (RRI)

KLIK SAJA - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan kembali menemukan empat korban meninggal dunia dari insiden ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Dengan temuan terbaru tersebut, jumlah korban meninggal dunia kini tercatat sebanyak sembilan orang.

Seluruh jenazah segera dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa penemuan korban tersebut berlangsung pada hari kelima pencarian, tepatnya Jumat (3/10/2025).

Di sisi lain, berdasarkan daftar kehadiran santri yang dirilis pihak pondok pesantren, masih ada sekitar 54 orang yang belum ditemukan.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menuturkan, lebih dari 400 personel gabungan telah dikerahkan dalam operasi ini.

Tim terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, Dinas PU, Dinas Sosial, serta sejumlah relawan. Mereka bekerja tanpa henti, siang dan malam, untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi.

Sejumlah peralatan khusus seperti Search Cam Flexible Olympus, Xaver 400 Wall Scanner, dan Multi Search Leader juga digunakan untuk mendeteksi kemungkinan adanya korban selamat.

Namun setelah dipastikan tidak ada tanda-tanda kehidupan di bawah reruntuhan, fokus operasi kini diarahkan pada evakuasi jenazah serta pembersihan puing-puing bangunan menggunakan alat berat.

Suharyanto menambahkan, pihak keluarga korban telah mengikhlaskan penggunaan alat berat meskipun berpotensi memengaruhi kondisi jenazah.

Menurutnya, keluarga telah diberi penjelasan mengenai situasi reruntuhan bangunan musala berlantai empat tersebut dan sepenuhnya memahami risiko yang ada.

Berdasarkan data BNPB per Kamis (3/10/2025) pukul 11.45 WIB, total korban terdampak dari tragedi ini mencapai 166 orang.

Dari jumlah tersebut, 111 orang telah berhasil ditemukan, dengan rincian 14 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, 89 orang diperbolehkan pulang, dan sembilan orang meninggal dunia.

Sementara itu, 54 orang lainnya masih dalam pencarian. Para korban yang dirawat saat ini tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD RT Notopuro Sidoarjo, RS Siti Hajar, RS Delta Surya, RS Sheila Medika, RS Unair, RS Sakinah Mojokerto, hingga RS Soewandhie Surabaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X