Di lain pihak, FAM tentu tidak tinggal diam menyikapi sanksi tersebut, dan mereka mengklaim telah bertindak dengan maksud dan tujuannya sebagai "itikad baik" kepada FIFA.
“FAM ingin menegaskan bahwa para pemain dan FAM sendiri telah bertindak dengan niat baik serta penuh ketulusan sepanjang proses ini,” tulis FAM dalam rilis resminya pada Jumat, 26 September 2025.
Kini, semua mata tertuju pada langkah banding FAM yang mungkin menjadi pertaruhan terbesar dalam sejarah sepak bola Malaysia, terlebih bagi kelangsungan citra sepak bola ASEAN yang kini digadang-gadang tengah berkembang.***
Artikel Terkait
Dukung Swasembada Pangan, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pendampingan untuk Petani di Hari Tani Nasional
Dihadiri Ratusan Peserta, Pelatihan Content Creator Laboratorium 2025 di Unesa Berlangsung Sukses
Mahfud MD Bergabung dengan Komite Reformasi Polri, Dukungan Mengalir dari Parlemen
Akses Pendidikan Tanpa Batas: Papan Interaktif Digital Mendukung Belajar Efektif di SLB-A Pembina Jakarta
Solusi Kekurangan Stok BBM: 4 Perusahaan SPBU Swasta Sepakati Kerja Sama dengan Pertamina