Setelah kemenangan Prabowo pada Pilpres 2024, Hasan dipercaya memimpin Kantor Komunikasi Presiden (Presidential Communication Office/PCO) yang dibentuk lewat Peraturan Presiden.
Pelantikannya dilakukan pada 19 Agustus 2024.
Sebagai Kepala PCO, Hasan bertanggung jawab mengatur komunikasi kepresidenan, menjembatani hubungan pemerintah dengan publik, sekaligus memastikan pesan kebijakan bisa tersampaikan dengan baik.
Kendati begitu, perjalanan Hasan di PCO tidak selalu mulus.
Pada 21 April 2025, ia mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden melalui Mensesneg dan Seskab.
Surat itu ditolak Presiden Prabowo, yang saat itu meminta Hasan tetap melanjutkan tugas.
Puncaknya terjadi pada 17 September 2025 saat reshuffle kabinet dilakukan. Hasan resmi diberhentikan dari jabatan Kepala PCO.
Struktur lembaga pun dirombak, dari PCO menjadi Badan Komunikasi Pemerintah (BKP), dengan Angga Raka Prabowo ditunjuk sebagai kepala baru.
Meski tak lagi berada di lingkaran PCO, perjalanan Hasan di pemerintahan tidak berhenti.
Hasan kini dipercaya menempati posisi strategis sebagai Komisaris Pertamina.***
Artikel Terkait
Promedia Teknologi Indonesia Hadir di Surabaya, Gelar Mediapreneur Talks untuk Jurnalis dan Pengusaha Media
Akhirnya Terungkap! Eko Purnomo dan Bima Permana Putra Ditemukan, Ternyata Tidak Diculik Pasca Demo
Berkat Program Pemberdayaan BRI, UMKM Jahit Rumahan JJC Sukses Hasilkan Omzet Miliaran dan Tembus Pasar Eropa
Anggaran Badan Gizi Nasional Jadi Perhatian, Menteri Keuangan Purbaya Beri Peringatan untuk Penyerapan Dana Program MBG
Pemerintah Targetkan Sejuta Lapangan Kerja Baru di Akhir Tahun 2025 Melalui Program Koperasi Desa dan Kampung Nelayan