Pemerintah Targetkan Sejuta Lapangan Kerja Baru di Akhir Tahun 2025 Melalui Program Koperasi Desa dan Kampung Nelayan

photo author
- Sabtu, 20 September 2025 | 11:11 WIB
Pemerintah Targetkan Sejuta Lapangan Kerja Baru di Akhir Tahun 2025 Melalui Program Koperasi Desa dan Kampung Nelayan (Menaker Yassierli angkat bicara terkait pembukaan lapangan kerja hingga seleksi karyawan yang menjadi sorotan. (Instagram.com/@yassierli))
Pemerintah Targetkan Sejuta Lapangan Kerja Baru di Akhir Tahun 2025 Melalui Program Koperasi Desa dan Kampung Nelayan (Menaker Yassierli angkat bicara terkait pembukaan lapangan kerja hingga seleksi karyawan yang menjadi sorotan. (Instagram.com/@yassierli))

KLIK SAJA - Penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Presiden Prabowo menaruh perhatian khusus pada program-program yang dapat membuka lapangan kerja.

Salah satu program strategis yang disebutkan adalah Koperasi Desa Merah Putih, yang ditargetkan mampu menciptakan 681.000 hingga 1 juta lapangan kerja baru pada Desember 2025.

Selain itu, program Kampung Nelayan Merah Putih juga menjadi prioritas.

Baca Juga: Anggaran Badan Gizi Nasional Jadi Perhatian, Menteri Keuangan Purbaya Beri Peringatan untuk Penyerapan Dana Program MBG

Dengan target membangun 100 desa nelayan pada tahun 2025, program ini diharapkan dapat terus meningkatkan penyerapan tenaga kerja seiring berjalannya waktu.

“Tahun ini targetnya 100 desa, diharapkan bisa menyerap 8.645 tenaga kerja. Jangka panjang 4.000 titik bisa menciptakan 200 ribu lapangan kerja,” katanya.

Pemerintah juga menaruh perhatian pada sektor kelautan dengan revitalisasi tambak di kawasan Pantura di area seluas 200 hektare dan diperkirakan dapat menyerap tenaga kerja hingga 168 ribu pekerja.

Tak hanya di sektor maritim, pemerintah juga mendorong program perkebunan rakyat melalui penanaman kembali 870 ribu hektare lahan.

“Diharapkan bisa membuka lapangan kerja lebih dari 1,6 juta dengan komoditas prioritas antara lain tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala,” imbuhnya.

Berkaca dari hal itu, Menteri Ketanagakerjaan (Menaker), Yassierli mengakui target program strategis dalam membuka 19 juta lapangan kerja, tidak semudah membalik telapak tangan.

Baca Juga: Berkat Program Pemberdayaan BRI, UMKM Jahit Rumahan JJC Sukses Hasilkan Omzet Miliaran dan Tembus Pasar Eropa

Pasalnya, terdapat sejumlah regulasi dalam perekrutan karyawan di berbagai daerah yang dinilai menyulitkan warga, terkhusus bagi fresh graduate yang masuk ke dalam kompetisi dunia kerja.

1. Kejar Target 19 Juta Lapangan Kerja

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X