IFG Soroti Tantangan Industri Asuransi Nasional! Tekanan Inflasi dan Kenaikan Klaim Jadi Pemicu Penguatan Fondasi Bisnis

photo author
- Sabtu, 2 Agustus 2025 | 02:36 WIB
IFG Soroti Tantangan Industri Asuransi Nasional! Tekanan Inflasi dan Kenaikan Klaim Jadi Pemicu Penguatan Fondasi Bisnis
IFG Soroti Tantangan Industri Asuransi Nasional! Tekanan Inflasi dan Kenaikan Klaim Jadi Pemicu Penguatan Fondasi Bisnis

KLIK SAJA - Indonesia Financial Group (IFG), sebagai holding BUMN di sektor asuransi, penjaminan, dan investasi, mengamati bahwa industri asuransi nasional saat ini menghadapi berbagai tantangan signifikan.

Tantangan ini meliputi ketidakpastian global, tekanan inflasi yang berkelanjutan, serta tren kenaikan klaim di beberapa sektor asuransi.

Meskipun demikian, Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, menyatakan bahwa kondisi ini justru memberikan kesempatan bagi industri asuransi Indonesia untuk memperkuat fondasi bisnisnya.

Hal ini bertujuan untuk membangun sektor keuangan yang lebih terintegrasi dan memberikan perlindungan yang tangguh.

Baca Juga: Viral di Medsos! Timothy Ronald Diduga Meremehkan Penggiat Gym, Sebut Aktivitas Angkat Beban Paling Bodoh yang Pernah Ditemui

Denny menambahkan, industri asuransi jiwa dan umum menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik melalui pemanfaatan teknologi.

Selain itu, mereka juga melakukan penyesuaian model bisnis dan berinovasi sesuai dengan kebutuhan konsumen yang terus berkembang.

Berdasarkan data IFG, kinerja premi bruto industri asuransi jiwa nasional pada Kuartal I 2025 tumbuh 1,5% (Year on Year) menjadi Rp40,68 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh premi lanjutan.

Di sisi lain, klaim asuransi jiwa mengalami penurunan sebesar 14,1% (Year on Year).

Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh turunnya klaim penebusan unit dari Produk Asuransi yang Dikaitkan dengan Investasi (PAYDI) sekitar 28,6%.

Data-data ini menunjukkan bahwa industri asuransi jiwa nasional mampu menunjukkan kinerja positif di tengah berbagai tantangan yang ada.

Baca Juga: Review Film 'My Best Friend's Wedding' (2025), Siap Rilis Sekuel, Menguak Dilema Hubungan Setelah Pernikahan Ikonis

Kombinasi peningkatan penerimaan premi dan penurunan pembayaran klaim mendorong pencatatan laba industri asuransi jiwa setelah pajak sebesar Rp5,3 triliun, atau tumbuh signifikan sebesar 132% dibandingkan kuartal pertama pada tahun 2024.

Sementara di industri asuransi umum pada Q1 tahun 2025, pendapatan premi cenderung stagnan, bahkan mengalami penurunan tipis sebesar -0,04% secara YoY, sementara klaim naik 4,5% YoY sehingga semakin menekan kinerja industri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X