KLIK SAJA - Di tengah terik matahari Kalimantan Barat, Presiden RI Prabowo Subianto secara langsung mengoperasikan sebuah mesin panen jagung otomatis (corn harvester) di Lanud Harry Hadisoemantri, Kabupaten Bengkayang, pada Kamis, 5 Juni 2025.
Momen ini merupakan bagian dari acara Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II.
Kehadiran Presiden bukan hanya seremonial; ia benar-benar turun ke lapangan, berinteraksi langsung dengan para petani.
Yang menarik, lahan pertanian tersebut adalah milik TNI AU yang digarap oleh petani lokal melalui kerja sama dengan Polri dan Polsek setempat.
Baca Juga: Waduh! Biaya Konsumsi Rapat Pejabat Rp 171.000, Setara Lima Kali Biaya Makan Rakyat
Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun kekuatan bangsa.
Mesin panen yang dioperasikan Presiden bekerja dengan cepat dan efisien, dalam hitungan menit jagung pipil langsung masuk ke karung-karung.
Para petani di sekitarnya tampak kagum, mengabadikan momen langka ini dengan ponsel mereka—sebuah kenangan yang akan mereka ceritakan di kemudian hari.
Di hadapan petani, mahasiswa, dan aparat, Prabowo menegaskan komitmennya terhadap swasembada pangan.
"Saya tidak akan tenang sebelum Indonesia swasembada pangan," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa setiap provinsi harus mampu mencapai swasembada pangan.
Lebih jauh, Prabowo memiliki harapan besar agar Indonesia tidak hanya memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, tetapi juga dapat membantu negara-negara lain yang kekurangan.
"Kita nanti akan bantu negara-negara yang susah. Bukan karena kita mau sombong, tidak. Kita mau Indonesia itu dipandang dengan terhormat, kita mau buktikan bahwa bangsa Indonesia bangsa yang kuat, bangsa yang baik hatinya," ujar Presiden.
Artikel Terkait
Kisruh Wacana Bangunan Perumahan Subsidi Seluas 21 Meter Persegi: Apakah Layak Huni?
Siap Berkurban di Idul Adha 2025? Ini Kisaran Harga Kambing Jantan Lokal!
Menkes Budi Sampaikan Laporan Kenaikan Kasus Covid-19 kepada Presiden Prabowo, Namun Minta Masyarakat Tetap Tenang!
Istana Perbolehkan Wamen Rangkap Jabatan: Antara Etika Kepatutan dan Legitimasi
TERUNGKAP! Ini Dia Motif Karyawan Toko Sembako Bunuh Atasan di Bekasi