Mengulik Sebab Gagalnya Masjid IKN Gelar Shalat Idul Fitri Perdana

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 2 April 2025 | 09:46 WIB
desain masjid IKN (IKN)
desain masjid IKN (IKN)

KLIK SAJA - Shalat Idul Fitri 2025 yang rencananya akan digelar di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) batal terlaksana.

Padahal, sebelumnya pemerintah telah menyatakan bahwa masjid ini akan menggantikan peran Masjid Istiqlal sebagai masjid negara. Lalu, apa yang menyebabkan rencana tersebut gagal diwujudkan?

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, mengungkapkan bahwa pembatalan tersebut disebabkan oleh proses pembangunan masjid yang masih berlangsung. Faktor teknis dan aksesibilitas yang belum sempurna menjadi alasan utama.

“Dengan mempertimbangkan faktor teknis dan aksesibilitas yang masih memerlukan penyempurnaan, pelaksanaan Salat Idulfitri 2025 di Masjid Negara IKN belum dapat dilaksanakan,” jelas Troy melalui keterangan tertulis.

Padahal, pada Desember 2024, Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti menyatakan bahwa progres pembangunan masjid telah mencapai 45% dan menargetkan penggunaan masjid pada Ramadhan dan Idul Fitri 2025.

Baca Juga: Buat Pemudik! Berikut Daftar Rest Area Terfavorit Sepanjang Jalan Tol Trans Jawa

“Saya minta Maret (2025), memasuki Ramadhan, sudah selesai dan bisa digunakan untuk salat Idulfitri,” ujar Diana saat meninjau pembangunan Masjid Negara IKN.

Namun, realitanya, hingga menjelang Idul Fitri 2025, progres pembangunan baru mencapai 54,3%. Masjid yang direncanakan mampu menampung 60.000 jemaah ini masih menghadapi tantangan besar.

Terutama dalam penyelesaian struktur atap dan menara (minaret) yang memerlukan perhatian ekstra terkait keselamatan.

Selain bangunan utama, fasilitas pendukung seperti area parkir juga belum sepenuhnya siap. Masjid ini dirancang memiliki:

  • 4 lot parkir khusus VVIP
  • 1 lot parkir untuk difabel
  • 5 lot parkir bus
  • 64 lot parkir di lantai LG

Namun, akses menuju lokasi masih perlu penyempurnaan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan jamaah.

Berdasarkan siaran pers resmi laman IKN, Otorita IKN bersama Kementerian PUPR telah memperpanjang kontrak pembangunan dengan target penyelesaian pada triwulan IV 2025. Artinya, masjid ini baru akan beroperasi penuh menjelang akhir tahun depan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar sebelumnya menyatakan bahwa masjid ini akan memiliki imam besar seperti Masjid Istiqlal, menegaskan perannya sebagai masjid negara yang baru.

Meskipun shalat Idul Fitri di Masjid Negara IKN batal, Otorita IKN tetap membuka Kawasan Inti Pusat Pemerintahan untuk kunjungan masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: IKN

Tags

Rekomendasi

Terkini

X