Selain Bibit Siklon Tropis 90S dan 99S, BMKG juga mengidentifikasi Bibit Siklon Tropis 96P di Teluk Carpentaria, Australia, yang berkontribusi terhadap meningkatnya potensi cuaca ekstrem di Papua dan Nusa Tenggara Timur.
Prediksi cuaca ekstrem, hujan lebat bersama dengan kilat/petir dan angin kencang
Dwikorita menyatakan bahwa bibit siklon ini harus diwaspadai di daerah Papua, yang berpotensi mengalami hujan ekstrem.
Diperkirakan bahwa intensitas hujan juga akan meningkat di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Google Tampilan Kurs Usd Ke Rupiah Anjlok Jadi Rp. 8.170.65? Bug Atau Nyata?!
Seperti halnya NTT dan NTB, beberapa daerah di Pulau Jawa, termasuk Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, diprediksi akan merasakan dampak tidak langsung.
Selanjutnya, wilayah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jawa Barat, dan Jambi juga diperkirakan akan mengalami peningkatan curah hujan.
Dwikorita sebut BMKG akan memberikan informasi kapan hujan turun untuk antisipasi bagi masyarakat
Masih dalam konferensi pers tersebut, Dwikorita mengajak masyarakat untuk tidak berada di area bantaran sungai saat mendung mulai datang.
Baca Juga: Mulai 1 Februari, Gas Elpiji 3 Kg Tidak Lagi Dijual di Pengecer, Lalu Bisa Beli di Mana?
“BMKG memberikan informasi hujannya akan mulai jam berapa sampai jam berapa sehingga bisa merencanakan akan kapan harus meninggalkan bantaran sungai atau menjauh dari sungai,” ujarnya.
Selain banjir dari arus sungai, Dwikorita juga mengimbau masyarakat menjauhi area lereng yang rawan longsor.
“Saat cuaca mulai mendung, semakin gelap, bahkan gerimis, segera menjauh dari lereng, cari tempat yang datar dan jauh,” tambahnya.***
Artikel Terkait
Punya Harta Rp1 Triliun Tetapi Cicilannya Rp136 Miliar, Raffi Ahmad Akui Pernah Punya Cicilan Mencapai Rp2 Miliar Tiap Bulannya
Telisik Perusahaan Kontraktor Pertahanan AS Buka Lowongan Analis Medsos Indonesia, Ingin Pantau RI yang Kini Masuk BRICS?
Keras dan Tegas! Donald Trump Hapus Data Medis Kaum LGBT di AS
Basuki Hadimuljono: Pembangunan IKN Tetap Jalan Terus, Pakai Anggaran APBN 48,8 Triliun Rupiah
Donald Trump Perintahkan Serangan Udara Ke Markas ISIS di Somalia