Pembelajaran di Rumah Selama Ramadan Tuai Pro-Kontra, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Penjajahan

photo author
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 19:44 WIB
Pembelajaran di Rumah Selama Ramadan Tuai Pro-Kontra, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Penjajahan (Ilustrasi belajar di rumah yang akan diterapkan selama bulan Ramadan (freepik/our-team))
Pembelajaran di Rumah Selama Ramadan Tuai Pro-Kontra, Ternyata Sudah Ada Sejak Zaman Penjajahan (Ilustrasi belajar di rumah yang akan diterapkan selama bulan Ramadan (freepik/our-team))

KLIK SAJA - Pemerintah telah memberikan sinyal positif terkait pelaksanaan pembelajaran selama bulan Ramadan.

Sebelumnya, banyak perdebatan mengenai libur Ramadan yang memunculkan berbagai pendapat.

Namun, pemerintah mengemukakan fakta dan informasi lainnya.

Kebijakan ini dirancang untuk menyesuaikan jadwal pembelajaran dengan semangat bulan suci tanpa mengurangi kualitas pendidikan bagi para siswa.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Pemerintah Harus Efisien: Saya Paham Praktik Akal-Akalan

Penyesuaian Jadwal Sekolah Selama Ramadan

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa kebijakan yang ada tidak boleh dianggap sebagai waktu libur sepenuhnya.

“Jangan gunakan istilah libur. Tidak ada pengumuman mengenai libur Ramadan, melainkan terdapat pembelajaran selama bulan Ramadan. Fokusnya bukan pada libur Ramadan, tetapi pada pembelajaran di bulan tersebut,” jelas Mu’ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat, 17 Januari 2025.

Saat ini, pemerintah sedang merancang mekanisme untuk pelaksanaan pembelajaran selama bulan Ramadan dengan melibatkan beberapa kementerian terkait, termasuk Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Agama, serta Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga: Petani Lokal Pasok Bahan Baku Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung, Beras hingga Susu

“Kami telah melakukan diskusi lintas kementerian dan telah mencapai kesepakatan bersama,” tambah Mu’ti.

Sejarah Belajar di Rumah Saat Ramadan

Pada waktu itu, pemerintah kolonial memutuskan untuk meliburkan sekolah selama sebulan penuh di bulan Ramadan dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada umat Islam dan sekaligus meredakan potensi perlawanan terhadap kekuasaan kolonial.

Tradisi libur selama Ramadan ini juga dapat dilihat dalam konteks Perang Jawa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X