KLIK SAJA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah menyusun sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia, yang akan dilaksanakan sepenuhnya pada tahun 2025.
Ketika dilantik sebagai Presiden RI di Gedung MPR/DPR, Jakarta pada tanggal 20 Oktober 2024, Prabowo mengungkapkan janjinya dengan menegaskan komitmennya untuk memimpin Indonesia demi kepentingan rakyat.
“Kami akan mengutamakan kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia di atas segala golongan, terutama kepentingan pribadi kami,” demikian pernyataan Prabowo dalam pidato pertamanya sebagai Presiden RI.
Bercita-cita Bawa Ekonomi Indonesia Meningkat 8 Persen
Dalam sebuah kesempatan yang berbeda, Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya menerima tantangan untuk makan malam gratis dari pihak yang ia sebut berasal dari luar negeri, dengan syarat ia dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 8 persen.
Baca Juga: Kepala Bappenas: RPJMN Targetkan 0% Kemiskinan Ekstrem pada 2026
“Saya ditantang oleh beberapa pihak dari luar negeri. Mereka percaya bahwa (pertumbuhan ekonomi) kita tidak mungkin mencapai 8 persen. Jika saya berhasil mencapai angka tersebut, mereka akan memberikan saya makan malam gratis,” katanya di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, pada Senin, 30 Desember 2024.
Mengenai hal ini, Prabowo sebelumnya telah menyatakan keyakinannya bahwa melalui program-program yang berpihak kepada rakyat, ia dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen selama masa jabatannya sebagai Presiden Republik Indonesia.
Ada beberapa program ‘pro-rakyat’ yang direncanakan oleh Prabowo untuk dilaksanakan pada tahun 2025.Berikut ini di antaranya:
Makan Bergizi Gratis
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) direncanakan akan mulai beroperasi secara efektif pada bulan Januari 2025.
Baca Juga: Menteri Bappenas: Program Makan Bergizi Gratis akan Dorong Permintaan Baru Hasil Tani Lokal
MBG telah mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun yang akan dikelola oleh Badan Gizi Nasional.
Anggaran tersebut ditargetkan untuk menyediakan makanan bagi 19,47 juta warga Indonesia, termasuk anak-anak sekolah serta ibu hamil dan menyusui.
Artikel Terkait
Prabowo: Tak Ada Niat Sedikitpun Pemerintah Persulit Kehidupan Rakyat Indonesia
Prabowo ke Para Menteri Kabinet Merah Putih: Kalau Gak Bener, ya Saya Galak
Pesawat Jeju Air Jatuh dan Terbakar di Bandara Korsel, Ratusan Penumpang Tewas
Jasad Guru Honorer Ditemukan Mengapung Oleh SAR Gabungan di Perairan Riau
Peringatan Hari Amal Bhakti ke-79: Tema, Logo, dan Rangkaian Acara