Jasad Guru Honorer Ditemukan Mengapung Oleh SAR Gabungan di Perairan Riau

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 29 Desember 2024 | 13:14 WIB
Pihak SAR Gabungan berhasil menemukan jasad guru honorer di perairan meranti saat melaut (TNI AL)
Pihak SAR Gabungan berhasil menemukan jasad guru honorer di perairan meranti saat melaut (TNI AL)

KLIK SAJA - Setelah melalui dua hari pencarian intensif, tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI AL, Basarnas, Satpolair, dan masyarakat setempat berhasil menemukan korban tenggelam di perairan Desa Ketapang, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengapung sekitar 10 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Korban diketahui bernama Junaidi, almarhum adalah seorang guru honorer berusia 37 tahun yang mengajar di SMPN 1 Merbau.

Ia dilaporkan tenggelam saat menjaring ikan menggunakan kapal pompong.

Istri korban pertama kali melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Pelantai, yang kemudian meneruskannya kepada pihak berwenang.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Gempa Vanuatu

Pencarian yang melibatkan petugas patroli laut di sekitar lokasi kejadian dilakukan secara intensif selama dua hari.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos TNI AL Selat Panjang, Babinsa Desa Pelantai, Satuan Polisi Air (Satpolair) Kepulauan Meranti, Basarnas Kabupaten Kepulauan Meranti, dan masyarakat setempat bahu-membahu dalam upaya pencarian tersebut.

Komandan Pos TNI AL Selat Panjang, Kapten Laut (E) Saidul Aripin, sangat mengapresiasi kerja sama solid antara tim SAR gabungan dan masyarakat.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama yang solid antara tim SAR gabungan dan masyarakat, kami dapat menemukan korban dalam waktu yang relatif cepat," ungkapnya dalam keterangan tertulis Sabtu (28/12/2024).

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Dumai, Kolonel Laut (P) Boy Yopi Hamel, menyampaikan duka teramat mendalam atas kejadian tragis ini dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Baca Juga: Kapolri: Laka Lantas pada Nataru 2024/2025 Menurun Signifikan

Ia juga menegaskan komitmen TNI AL, khususnya Lanal Dumai dan Posal Selat Panjang, untuk terus meningkatkan respons cepat terhadap kejadian darurat di laut.

“Kami akan terus berupaya agar respons terhadap kejadian darurat di laut bisa semakin cepat dan efektif. Selain itu, kami mengimbau kepada seluruh pengguna sarana laut agar selalu mengutamakan keselamatan dengan menggunakan alat keselamatan, seperti life jacket, agar risiko kecelakaan di laut dapat diminimalkan,” ungkap Kolonel Boy Yopi Hamel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Indonesia.go.id, TNI AL

Tags

Rekomendasi

Terkini

X