Ironi Program Makan Bergizi Gratis: Cerita Dua Siswa SD yang Menolak Hidangan Sekolah

photo author
- Kamis, 21 November 2024 | 18:04 WIB
Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto (Potret para siswa saat menerima makanan bergizi gratis di sekolah. (Instagram.com / @gibran_rakabuming - @ditresnarkobapoldasumsel))
Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Subianto (Potret para siswa saat menerima makanan bergizi gratis di sekolah. (Instagram.com / @gibran_rakabuming - @ditresnarkobapoldasumsel))

KLIK SAJA - Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, telah mulai diuji coba sejak November 2024.

Program ini bertujuan meningkatkan gizi anak-anak sekolah, sekaligus memanfaatkan hasil bumi lokal sebagai bahan makanan.

Wamendagri Ribka Haluk mengungkapkan, Papua sebagai wilayah kaya hasil bumi dapat menjadi contoh sukses program ini.

Menurutnya, hasil pertanian masyarakat harus dioptimalkan demi menyediakan makanan bergizi bagi siswa.

Baca Juga: Zaman Berubah, Angka Perceraian Tinggi Akibat Judi Online dan Pemilu

Hal ini juga menjadi perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming, yang turut mengawal pelaksanaan program MBG di Jakarta.

Namun, di tengah semangat besar pemerintah, cerita ironi muncul dari dua siswa yang justru tidak mau menikmati makanan gratis ini.

Siswi SD Palembang: Makanan untuk Ibu di Rumah

Kisah pertama datang dari SDN 166 Palembang, Sumatera Selatan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Dalam Pembangunan Berkelanjutan dan Energi Hijau Pada KTT G20

Dalam program uji coba MBG, seorang siswi terlihat enggan makan siang gratis yang dibagikan.

Saat ditanya oleh Plt Kasubag Renmin Ditresnarkoba Polda Sumsel, AKP Yetty Gultom, siswi tersebut menjawab dengan polos, "Untuk mama, mama mengepel di rumah orang."

Fakta ini menyentuh hati Yetty dan timnya, yang berencana memberikan bantuan langsung ke rumah siswi tersebut.

Hal ini menunjukkan bagaimana program MBG tidak hanya menghadirkan makanan di sekolah, tetapi juga menyingkap isu kelaparan di keluarga siswa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dita Nilan Karlasari

Sumber: Media Sosial

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X