Masih Ingat Mary Jane? ART Filipina Vonis Mati Kasus Narkoba, Akhirnya Dibebaskan Pemerintah Indonesia

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 20 November 2024 | 08:57 WIB
Mary Jane dalam perayaan Hari Kartini di dalam Lapas Indonesia (Al Jazeera)
Mary Jane dalam perayaan Hari Kartini di dalam Lapas Indonesia (Al Jazeera)

KLIK SAJA - Seorang warga Filipina yang terhindar dari eksekusi atas tuduhan perdagangan narkoba di Indonesia pada tahun 2015 akan dipindahkan ke Filipina setelah bertahun-tahun negosiasi antara kedua negara tetangga Asia Tenggara itu, ungkap Presiden Ferdinand Marcos Jr pada hari Rabu (20/11/2024)

"Setelah lebih dari satu dekade diplomasi dan konsultasi dengan pemerintah Indonesia, kami berhasil menunda eksekusinya cukup lama untuk mencapai kesepakatan untuk akhirnya membawanya kembali ke Filipina," ungkap Marcos dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: Tuah Jersey Putih, Indonesia Benamkan Arab Saudi 2-0 Pada Kualifikasi Piala Dunia

Adalah Mary Jane Veloso, seorang asisten rumah tangga (ART) dan ibu dua anak, ditangkap di Jakarta karena membawa 2,6 kilogram (5,73 pon) heroin yang disembunyikan di dalam kopernya pada tahun 2010.

Dia akhirnya terhindar dari regu tembak pada menit terakhir tahun 2015 setelah pejabat Filipina meminta Presiden Indonesia saat itu Joko Widodo untuk mengizinkannya bersaksi melawan anggota jaringan penyelundupan manusia dan narkoba.

Eksekusi terhadap delapan terpidana narkoba lainnya tetap dilaksanakan, dan saat itu Presiden Widodo menggambarkan penangguhan hukuman mati Veloso sebagai penundaan atas dasar kemanusiaan.

"Hasil ini merupakan cerminan dari kedalaman kemitraan negara kita dengan Indonesia, yang bersatu dalam komitmen bersama untuk keadilan dan kasih sayang," kata Marcos.

"Kami berharap dapat menyambut Mary Jane kembali ke rumah." Ungkap Marcos.

Dikisahkan Mary Jane sempat menjadi pekerja migran asisten rumah tangga di Dubai.

Ia harus kembali ke Filipina sebelum masa kontrak kerjanya selama dua tahun habis karena nyaris diperkosa oleh majikannya.

Baca Juga: 5 Lokasi di Dunia yang Miliki Curah Hujan Paling Tinggi, Adakah Bogor?

Hingga akhirnya, Ia pun mendapat tawaran bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kuala Lumpur, Malaysia di awal tahun 2010.

Tawaran tersebut datang dari seseorang bernama Christine atau Maria Kristina Sergio, yang sebenarnya sindikat penyelundupan narkoba.

Sesampainya di Malaysia, pekerjaan yang dinanti tak kunjung ia dapatkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Reuters

Tags

Rekomendasi

Terkini

X