Gagasan tersebut berbeda dengan Prabowo, yang lebih menekankan kepemimpinannya yang tulus tanpa pandang bulu untuk masyarakat.
"Mengutamakan seluruh rakyat Indonesia, termasuk mereka-mereka yang tidak memilih kami (dalam Pilpres 2024)," tegas Prabowo dalam pidato perdananya pada tahun 2024.
2. Visi Menghadapi Tantangan
Dalam pidatonya tahun 2014, Jokowi menekankan pentingnya bekerja secara nyata untuk menghadapi tantangan bagi Indonesia untuk lima tahun kepemimpinannya.
Baca Juga: Apa Itu Hilirisasi? Isu Utama Pembangunan Ekonomi Pemerintahan Prabowo Subianto
"Lima tahun ke depan, menjadi momentum pertaruhan kita sebagai bangsa yang merdeka. Oleh sebab itu, bekerja, bekerja, dan bekerja, adalah yang utama," terang Jokowi.
Berbeda dengan gagasan Prabowo dalam pidato perdananya tahun 2024, yang lebih menekankan pentingnya keberanian dalam menghadapi tantangan di luar maupun dalam negeri.
"Saya mengajak saudara-saudara, terutama untuk unsur pimpinan dari kalangan, cendikiawan, ulama, pengusaha, pemimpin politik, pemuda dan mahasiswa. Mari kita berani menghadapi tantangan tersebut," ajak Prabowo.
3. Ajakan Persatuan
Tampak juga perbedaan gagasan Jokowi dan Prabowo dalam mengajak masyarakat untuk bersatu menghadapi masalah-masalah yang terjadi di tanah air.
Baca Juga: Ada Loker Dosen Tetap Prodi S1 Farmasi di STIKes Sambas! Ayo Bergabung!
Jokowi lebih cenderung memberikan pengandaian dirinya sebagai nahkoda yang siap memimpin pelayaran kapalnya menghadapi gelombang dan hempasan ombak yang menggulung.
"Sebagai nahkoda yang dipercaya oleh rakyat, saya mengajak semua warga bangsa untuk naik ke atas kapal Republik Indonesia dan berlayar bersama menuju Indonesia Raya," ujar Jokowi.
"Kita akan kembangkan layar yang kuat, kita akan hadapi semua badai dan gelombang samudera dengan kekuatan kita sendiri. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa merestui upaya luhur kita bersama," tutup Jokowi.
Sementara itu, Prabowo lebih secara gamblang menyampaikan masalah kemiskinan dan penyimpangan yang terjadi antara pejabat politik.
Artikel Terkait
Bank Indonesia dan Bank of Japan Sepakati Billateral Swap Arrangement, Untuk Dukung Transaksi Perdagangan Kedua Negara
Suasana Keakraban Warnai Jamuan Santap Malam Kenegaraan Presiden Prabowo dengan Tamu Negara dan Perwakilan Negara Sahabat
Pimpinan Negara Tersohor Hadir Pelantikan Prabowo, Pengamat: Manifestasi dari Diplomasi yang Dijalin Selama Ini
Kenapa Tanggal 22 Oktober Disebut Hari Santri? Apa Tujuan Dirayakannya?
Benarkah Nanti Malam Akan Ada Hujan Meteor?