KLIK SAJA - Kasuari biasanya dianggap sebagai burung paling berbahaya di dunia, setidaknya terhadap manusia, meskipun burung unta dan burung emu juga bisa berbahaya.
Kasuari bersifat pemalu dan biasanya sulit ditemukan, terutama di habitat aslinya yaitu hutan hujan tropis.
Mereka tidak terlalu agresif, dan serangan terhadap manusia tergolong jarang. Namun, jika diprovokasi atau dibuat marah, mereka dapat menimbulkan kerusakan serius.
Serangan kasuari kadang-kadang berakibat fatal, mereka bisa saja menyerang dengan cakarnya yang besar dan tajam layaknya pisau jika merasa terancam
Kasuari berasal dari Australia bagian utara, Papua, dan pulau-pulau sekitarnya di Indonesia.
Famili Casuariidae mencakup tiga spesies kasuari yang masih hidup, semuanya tergolong dalam genus Casuarius:
Casuarius casuarius
Dikenal sebagai kasuari selatan atau kasuari berjengger ganda, memiliki kepala berwarna biru cerah, dua jengger merah, dan bulu berwarna hitam.
Ini adalah spesies kasuari terbesar. Habitatnya adalah hutan hujan dataran rendah, meskipun kadang ditemukan juga di hutan eukaliptus atau rawa-rawa berhutan.
Casuarius unappendiculatus
Dikenal sebagai kasuari utara atau kasuari berjengger tunggal, hidup di rawa pesisir dan hutan hujan dataran rendah di bagian utara Papua.
Casuarius bennetti
Dikenal sebagai kasuari kerdil, ukurannya lebih kecil dibanding dua spesies lainnya, biasanya memiliki berat sekitar 23 kilogram.
Habitatnya berada di daerah pegunungan yang lebih tinggi dan terjal.
Tidak sulit membayangkan bahwa kasuari merupakan keturunan dari dinosaurus.
Kasuari terbesar dapat berdiri setinggi dua meter dan memiliki berat hingga 72 kilogram.
Burung besar ini tidak bisa terbang, namun kaki mereka yang sangat kuat mampu mendorong tubuh mereka untuk berlari dengan kecepatan tinggi.