Kisah Hantu Wenue Asal Sulawesi Tenggara yang Memilukan dan Penuh Penderitaan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 10 Mei 2026 | 17:25 WIB
ilustrasi Hantu Wenue (Gemini AI)
ilustrasi Hantu Wenue (Gemini AI)

KLIK SAJA - Hantu Wenue merupakan salah satu mitos yang berkembang di Pulau Wawonii, Sulawesi Tenggara.

Di balik kisah mistisnya, legenda ini sesungguhnya menyimpan cerita pilu tentang ketidakadilan, pengucilan, dan perlakuan tidak manusiawi terhadap seorang perempuan.

Bagi masyarakat Sulawesi Tenggara, cerita Hantu Wenue bukan sekadar kisah menyeramkan yang diwariskan turun-temurun.

Legenda ini juga menjadi pengingat tentang pentingnya rasa kemanusiaan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap sesama.

Kisah Tragis Wenue

Konon, pada masa lampau hiduplah seorang budak perempuan cantik bernama Wenue, yang juga dikenal sebagai Masita atau Wasita.

Parasnya yang menawan membuat banyak pria tertarik kepadanya.

Suatu hari, Wenue diketahui hamil oleh seorang laki-laki yang disebut masih memiliki keturunan bangsawan.

Kehamilan tersebut dianggap sebagai pelanggaran adat dan sesuatu yang memalukan bagi masyarakat kala itu. Ketika ditanya siapa ayah dari anak yang dikandungnya, Wenue memilih diam.

Karena dianggap membawa aib, Wenue akhirnya diasingkan ke daerah Wawongkamo. Di tempat terpencil itu, ia menjalani hari-harinya seorang diri tanpa perlindungan maupun bantuan dari siapa pun.

Hingga tiba waktunya melahirkan, Wenue harus menghadapi penderitaannya sendirian. Tragisnya, ia meninggal dunia sebelum sempat melahirkan bayinya.

Beberapa waktu kemudian, jasad Wenue ditemukan oleh warga yang melintas di daerah tersebut. Namun bahkan setelah meninggal, nasib Wenue tetap memilukan.

Tidak ada yang benar-benar ingin menerima atau memakamkannya dengan layak. Tubuhnya sempat dibiarkan begitu saja hingga akhirnya hanya tersisa tulang belulang.

Dari sinilah kemudian muncul kepercayaan masyarakat bahwa arwah Wenue berubah menjadi sosok gentayangan yang dikenal sebagai Hantu Wenue.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X