KLIK SAJA - Kado bulan Ramadan bagi warga Gaza tahun ini adalah kesepakatan gencatan senjata dengan militer Israel.
Sehingga bisa dipastikan warga Gaza bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadan tahun ini dengan tenang walau dengan banyak keterbatasan.
Baca Juga: Masakan Msakhan dari Palestina, Simbol Kuliner Negerinya Para Nabi
Palestina terkenal dangan kulinernya yang khas, utamanya yang dihidangkan pada bulan Ramadan.
Molokhia, sumaghiyyeh, fatteh, akoub, jereesheh, musakhan dan maqlouba adalah beberapa hidangan tradisional Palestina yang populer untuk berbuka puasa.
Setiap kota di Palestina terkenal dengan makanan pokok yang sering disiapkan selama bulan Ramadan, baik di kalangan keluarga kaya maupun keluarga berpenghasilan rendah.
Makanan ini biasanya tidak disajikan sepanjang tahun kecuali pada akhir pekan, dan hanya sesekali.
Kuliner kota Gaza paling terkenal adalah fattah Gaza.
Fattah biasanya terdiri dari roti saj yang dicelupkan ke dalam sup daging atau ayam, diberi nasi putih dan ditutup dengan potongan daging atau ayam.
Fattah disajikan bersama saus khusus yang terbuat dari paprika hijau, lemon, dan bawang putih dengan sedikit sup daging yang sama.
Di beberapa daerah di Jalur Gaza selatan, seperti kota Khan Yunis, ada kuliner maftoul terkenal.
Bahan untuk maftoul berbeda di setiap daerah, tetapi sering disajikan dengan ayam dan terkadang daging, serta sayuran seperti labu, bawang, tomat, wortel, dan buncis yang dimasak dalam kaldu daging.
Qidreh adalah hidangan tradisional Palestina dari Hebron.
Hidangan ini terdiri dari daging (biasanya domba, terkadang ayam) yang dimasak dengan buncis dan nasi dalam kaldu yang dibumbui dengan bahan-bahan seperti jinten, allspice, kapulaga, lada hitam, dan kunyit, di samping bahan-bahan umum lainnya seperti bawang merah dan bawang putih.