Masakan Msakhan dari Palestina, Simbol Kuliner Negerinya Para Nabi

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 26 Januari 2025 | 09:13 WIB
Hidangan Msakhan siap tersaji lezat (the delicious Crescent)
Hidangan Msakhan siap tersaji lezat (the delicious Crescent)

KLIK SAJA - Msakhan adalah hidangan nasional Palestina, dan selalu menjadi favorit bagi warga di sana.

Msakhan adalah hidangan Palestina yang terkenal dan penting yang sejarahnya menceritakan kisah adaptasi dan tentang orang-orang yang terhubung dengan tanah mereka.

Kuliner ini adalah simbol dari negeri para nabi ini, karena semua bahan bakunya didapatkan dari wilayah lokal setempat.

Sebagai perlambang eksistensi Palestina melawan penjajah Zionis Israel.

Baca Juga: Uniknya Hidangan Khorkhog, Barbekyu Khas Mongolia Yang Gunakan Batu Sebagai Media Masaknya

Kata msakhan berarti dipanaskan, referensi yang dimulai ketika petani Palestina mengambil roti taboon, yang biasanya sudah berumur sehari, dan mengolesinya dengan minyak zaitun sebelum memanaskannya kembali dan menikmatinya.

Seiring berjalannya waktu, hidangan ini berevolusi dari sepotong roti sederhana yang dipanaskan kembali menjadi roti yang diolesi bawang bombay yang dimasak dengan minyak zaitun dalam jumlah banyak, dan akhirnya diberi ayam dan kacang pinus atau almon.

Meski sulit untuk menunjukkan momen waktu atau kejadian spesifik dari mana hidangan ini berkembang, referensi dalam lagu-lagu rakyat dan cerita rakyat Palestina menunjukkan bahwa hidangan ini telah ada selama lebih dari beberapa abad.

Msakhan adalah hidangan yang dibuat pada musim gugur sekitar waktu panen zaitun saat minyak berlimpah.

Namun, bukan hanya minyaknya yang membuat hidangan ini begitu penting dalam dapur Palestina.

Semua bahannya bermakna bagi cara hidup Palestina, dimulai dengan roti yang gandumnya dipanen pada musim panas.

Baca Juga: Lezatnya Poutine, Kentang Goreng Khas Kanada Yang Jadi Makanan Nasional

Kemudian bawang kuning dari kebun warga yang dipetik, dikeringkan, dan disimpan, lalu oleh almond yang juga dipetik, disiapkan, dikeringkan, dan disimpan.

Menjelang musim gugur, sumac siap dipanen dan di akhir musim gugur musim minyak zaitun dimulai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X