Lezatnya Poutine, Kentang Goreng Khas Kanada Yang Jadi Makanan Nasional

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Rabu, 22 Januari 2025 | 08:05 WIB
Sajian Poutine yang menjadi makanan nasional Kanada (Filinadian Home)
Sajian Poutine yang menjadi makanan nasional Kanada (Filinadian Home)

KLIK SAJA - Sungguh unik jika kita bertandang ke negara Kanada, dimana makanan nasionalnya justru hanyalah kentang goreng.

Tapi jangan salah sangka dulu, sajian kentang goreng khas Kanada ini ternyata memiliki keunikan tersendiri, nama hidangannya Poutine.

Poutine , hidangan Kanada yang terbuat dari kentang goreng yang diberi keju dan kuah.

Makanan ini pertama kali muncul di bar makanan ringan pedesaan Québec pada tahun 1950-an dan dipopulerkan secara luas di seluruh Kanada dan sekitarnya pada tahun 1990-an.

Poutine dapat ditemukan di mana-mana, mulai dari menu makan mewah di restoran ternama hingga jaringan makanan cepat saji.

Baca Juga: Pisang Mas Kirana, Komoditas Unggulan Lumajang yang Menembus Pasar Global

Makanan ini telah menjadi simbol kuliner dan budaya Québécois dan Kanada .

Québécois adalah kelompok warga negara Kanada yang sangat kental unsur Perancisnya.

Meskipun poutine kini tersedia di restoran mewah dan jaringan makanan cepat saji, poutine sama sekali tidak dikenal pada pertengahan abad ke-20.

Kombinasi kentang goreng segar, dadih keju, dan saus pertama kali muncul di kedai makanan ringan pedesaan Québec pada akhir tahun 1950-an.

Meskipun asal usul poutine masih banyak diperdebatkan, hidangan ini dikembangkan secara bertahap.

Kedekatan dengan pabrik keju yang berada di Centre-du-Québec bisa jadi alasan mengapa hidangan kentang goreng ini berevolusi.

Di area tersebut, beberapa kota dan keluarga mengklaim ciptaan poutine. Di Warwick, negara bagian Quebec, adalah Fernand Lachance dari Café Ideal mengatakan bahwa ia pertama kali menambahkan keju ke kentang goreng atas permintaan pelanggan tetapnya, pada tahun 1957.

Lachance dilaporkan menjawab, "Ça va te faire une maudite poutine!" ("Itu akan membuat kekacauan terkutuk!").

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Tags

Rekomendasi

Terkini

X