Salah satu bentuknya adalah menurunnya fokus dan meningkatnya rasa ingin istirahat.
Ini bukan kelemahan, tapi strategi bertahan tubuh.
Banyak orang mengalami ini tanpa sadar. Kuncinya adalah memberi ruang jeda, bukan memaksa terus-terusan.
Sulit fokus kerja menjelang Ramadhan bukan tanda kamu malas atau gagal produktif.
Baca Juga: Apa Arti Tahun Kuda Api Pada Imlek 2026? Mungkinkah Terjadi Perang Dunia?
Itu adalah bagian dari proses transisi tubuh dan pikiran menuju rutinitas baru yang penting, jangan terlalu keras pada diri sendiri.
Cukup rapikan pola tidur, kurangi distraksi, dan jalani adaptasi ini pelan-pelan.
Ramadhan bukan hanya ujian fisik, tapi juga perjalanan mental yang perlu persiapan halus.***