KLIK SAJA - Nestle resmi menarik sejumlah produk susu formula bayi dari peredaran di 49 negara setelah ditemukan potensi kontaminasi toksin cereulide.
Toksin ini dihasilkan oleh bakteri Bacillus cereus dan berbahaya jika dikonsumsi bayi.
Paparan toksin cereulide dapat memicu mual hingga muntah parah, terutama pada bayi dengan sistem pencernaan yang masih sensitif.
Penarikan dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk melindungi konsumen di berbagai wilayah dunia.
Baca Juga: Fakta Greenland dalam Pusaran Kepentingan AS dan China
Produk tersebut dipasarkan di banyak negara, termasuk kawasan Eropa, Turkiye, Argentina, dan Asia.
Indonesia menjadi salah satu negara yang ikut terdampak secara administratif.
Namun, tidak semua produk yang beredar di setiap negara dinyatakan berbahaya.
Produk yang Terdampak Hanya Satu Varian Tertentu
Produk yang masuk dalam daftar penarikan bukan seluruh susu formula Nestle.
BPOM menegaskan bahwa penarikan hanya berlaku untuk S-26 Promil Gold PHPro 1.
Baca Juga: Jam Terbang Favorit Surabaya–Balikpapan Januari 2026, Tips Anti Macet dan Nyaman
Varian ini merupakan susu formula bayi untuk usia 0–6 bulan.
Produk tersebut memiliki nomor izin edar ML 562209063696. Sementara nomor batch yang terdampak adalah 51530017C2 dan 51540017A1.