lifestyle

Mengenal Musik ‘Fado’ Dari Portugal, Nenek Moyang Keroncong yang Melankolis

Senin, 14 Juli 2025 | 16:09 WIB
Para Musisi Sado awal abad 20 (cultural reads)

Namun, tidak satu pun dari teori tersebut yang dapat dianggap sepenuhnya meyakinkan.

Besar kemungkinan fado berevolusi dari berbagai genre musik lama yang berbeda.

Pada pertengahan abad ke-19, para pelantun fado umumnya berasal dari kelas pekerja kota, seperti pelaut, bohemian, dan wanita penghibur yang tampil di bar populer.

Mereka tidak hanya menyanyi, tetapi juga menari dan mengetukkan irama fado. Namun, pada paruh kedua abad ke-19, unsur tarian mulai menghilang, dan para penampil fado berubah menjadi penyanyi murni (dikenal sebagai fadista).

Secara musikal, fado biasanya menggunakan modus Dorian atau modus Ionian (mayor natural), dan kadang-kadang berpindah antara keduanya dalam satu melodi atau bait lagu.

Salah satu ciri khas gaya fado adalah penggunaan teknik rubato, yaitu penghentian sejenak dalam musik di akhir sebuah frasa, di mana penyanyi menahan nada untuk menambah efek dramatis.

Irama dalam fado menggunakan pola ritme dua ketukan serta tiga ketukan (gaya waltz).

Terdapat dua gaya utama fado yang dikenal saat ini, yang masing-masing berasal dari kota Lisboa (Lisbon) dan Coimbra. Di antara keduanya, gaya fado Lisboa adalah yang paling dikenal luas.***

Halaman:

Tags

Terkini