Olahraga membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga sel-sel tubuh menjadi lebih efektif dalam menggunakan gula darah.
Selain itu, olahraga juga membantu menjaga berat badan tetap ideal dan meningkatkan kesehatan jantung.
Usahakan untuk berolahraga secara teratur minimal 150 menit per minggu dengan intensitas sedang, atau 75 menit per minggu dengan intensitas tinggi.
Kamu bisa memilih berbagai jenis olahraga yang kamu sukai, seperti berjalan kaki, jogging, bersepeda, berenang, atau mengikuti kelas aerobik.
Selain olahraga teratur, usahakan juga untuk tetap aktif bergerak sepanjang hari.
Hindari duduk terlalu lama, berdirilah setiap 30 menit, gunakan tangga daripada lift, dan berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat.
Bahkan aktivitas fisik ringan seperti pekerjaan rumah tangga atau berkebun juga bisa memberikan manfaat untuk kesehatan.
4. Tidur yang Cukup dan Berkualitas
Kualitas dan kuantitas tidur juga berperan penting dalam pencegahan diabetes.
Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu hormon-hormon yang mengatur nafsu makan dan kadar gula darah, sehingga meningkatkan risiko resistensi insulin dan diabetes.
Usahakan untuk tidur 7-8 jam setiap malam dan pastikan kualitas tidurmu baik.
Ciptakan rutinitas tidur yang teratur, hindari penggunaan gadget sebelum tidur, dan pastikan kamar tidurmu nyaman dan kondusif untuk tidur.
Jika kamu mengalami masalah tidur seperti insomnia atau sleep apnea, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
5. Kelola Stres dengan Baik
Stres kronis dapat memicu pelepasan hormon kortisol yang dapat meningkatkan kadar gula darah dan resistensi insulin.