Perbedaan Sakit Maag dan Asam Lambung: Apa yang Perlu Diketahui?

photo author
- Senin, 23 Juni 2025 | 05:48 WIB
Perbedaan Sakit Maag dan Asam Lambung: Apa yang Perlu Diketahui? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
Perbedaan Sakit Maag dan Asam Lambung: Apa yang Perlu Diketahui? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

KLIK SAJA - Hai teman-teman!

Seringkali kita mendengar istilah sakit maag dan asam lambung digunakan secara bergantian.

Padahal, meskipun keduanya berkaitan dengan masalah pencernaan di area perut, sebenarnya ada perbedaan mendasar di antara keduanya lho.

Biar nggak salah kaprah lagi, yuk kita bahas tuntas apa saja perbedaan antara sakit maag dan asam lambung, serta hal-hal penting yang perlu kamu ketahui tentang keduanya.

Dengan memahami perbedaannya, kita bisa lebih tepat dalam mengenali gejala dan mencari penanganan yang sesuai.

Baca Juga: 3 Tips Memilih Minuman yang Aman untuk Penderita Sakit Maag

1. Definisi dan Penyebab Utama

Perbedaan mendasar antara sakit maag dan asam lambung terletak pada definisinya.

Sakit maag, atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai gastritis, adalah peradangan pada lapisan dinding lambung.

Peradangan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti infeksi bakteri Helicobacter pylori (H. pylori), penggunaan obat-obatan antiinflamasi nonsteroid (OAINS) dalam jangka panjang, stres, konsumsi alkohol berlebihan, atau bahkan penyakit autoimun.

Sedangkan asam lambung, atau yang sering disebut juga refluks asam lambung atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), adalah kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Normalnya, ada katup otot (sfingter esofagus bagian bawah) yang mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

Namun, jika katup ini melemah atau tidak berfungsi dengan baik, asam lambung bisa naik dan mengiritasi lapisan kerongkongan, menyebabkan berbagai gejala.

Penyebab umum asam lambung naik antara lain pola makan yang tidak sehat (terlalu banyak makanan berlemak, pedas, atau asam), makan terlalu banyak dalam satu waktu, berbaring setelah makan, obesitas, kehamilan, dan merokok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X