lifestyle

Perbedaan Sakit Maag dan Asam Lambung: Apa yang Perlu Diketahui?

Senin, 23 Juni 2025 | 05:48 WIB
Perbedaan Sakit Maag dan Asam Lambung: Apa yang Perlu Diketahui? (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Jadi, bisa disimpulkan bahwa sakit maag adalah peradangan pada lambung, sementara asam lambung adalah kondisi naiknya asam lambung ke kerongkongan.

2. Gejala yang Umum Dirasakan

Meskipun keduanya bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut, gejala yang dirasakan pada sakit maag dan asam lambung juga memiliki perbedaan.

Gejala sakit maag umumnya meliputi nyeri atau perih di ulu hati, rasa kembung atau begah, mual, muntah, cepat merasa kenyang saat makan, dan terkadang nafsu makan menurun.

Pada kasus yang lebih parah, sakit maag bisa menyebabkan perdarahan pada saluran cerna yang ditandai dengan tinja berwarna hitam atau muntah darah.

Sementara itu, gejala asam lambung yang paling khas adalah sensasi terbakar di dada (heartburn) yang bisa menjalar hingga ke leher atau tenggorokan.

Selain itu, penderita asam lambung juga sering mengalami rasa asam atau pahit di mulut, kesulitan menelan, batuk kronis, suara serak, dan terkadang sesak napas.

Meskipun ada beberapa gejala yang mungkin tumpang tindih, seperti nyeri ulu hati, secara umum gejala utama sakit maag lebih fokus pada perut bagian atas, sedangkan asam lambung lebih terasa di dada dan kerongkongan.

3. Potensi Komplikasi Jika Tidak Ditangani

Baik sakit maag maupun asam lambung, jika tidak ditangani dengan baik, dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius.

Sakit maag kronis yang disebabkan oleh infeksi H. pylori, misalnya, dapat meningkatkan risiko terjadinya tukak lambung (luka pada dinding lambung), perdarahan lambung, bahkan kanker lambung dalam jangka panjang.

Penggunaan OAINS jangka panjang juga bisa menyebabkan tukak lambung dan komplikasi lainnya.

Di sisi lain, asam lambung kronis yang tidak terkontrol dapat menyebabkan peradangan pada kerongkongan (esofagitis), penyempitan kerongkongan (striktur esofagus), perubahan sel pada lapisan kerongkongan yang bisa menjadi prekanker (Barrett's esophagus), dan bahkan meningkatkan risiko kanker kerongkongan.

Oleh karena itu, penting untuk tidak menganggap remeh gejala sakit maag atau asam lambung yang sering kambuh dan segera mencari pertolongan medis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.

4. Cara Penanganan dan Pengobatan

Halaman:

Tags

Terkini