KLIK SAJA - Kopi panas adalah minuman favorit banyak orang di seluruh dunia.
Aromanya yang kuat dan rasanya yang khas seringkali menjadi penyemangat di pagi hari atau teman setia saat bekerja.
Namun, belakangan ini muncul kekhawatiran mengenai potensi risiko kesehatan dari mengonsumsi kopi panas, terutama kaitannya dengan kanker.
Mungkin kamu pernah mendengar atau membaca tentang hal ini dan merasa sedikit khawatir.
Lantas, benarkah kopi panas bisa meningkatkan risiko kanker?
Dan jika iya, apa saja fakta-fakta utama yang perlu kita ketahui?
Baca Juga: 3 Cara Menikmati Kopi dengan Aman dan Tips untuk Menghindari Risiko Kesehatan
Tenang, artikel ini akan membahas tuntas mengenai mengapa kopi panas dapat menjadi risiko kanker dengan mengupas 3 fakta utamanya secara jelas dan mudah dipahami.
Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut!
1. Suhu Ekstrem Lebih dari 65°C Dapat Merusak Lapisan Esofagus
Fakta utama yang mendasari kekhawatiran mengenai kopi panas dan risiko kanker adalah suhu ekstrem dari minuman tersebut.
Beberapa penelitian, termasuk yang dilakukan oleh Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC) yang merupakan bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menunjukkan adanya kaitan antara konsumsi minuman yang sangat panas (lebih dari 65 derajat Celcius atau 149 derajat Fahrenheit) dengan peningkatan risiko kanker esofagus.
Esofagus adalah saluran yang menghubungkan mulut ke lambung.
Lapisan dalam esofagus cukup sensitif terhadap suhu tinggi.