lifestyle

3 Cara Mengatasi Rasa Takut dan Cemas Balita Saat Terbang Naik Pesawat

Jumat, 20 Juni 2025 | 14:19 WIB
3 Cara Mengatasi Rasa Takut dan Cemas Balita Saat Terbang Naik Pesawat (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Kamu bisa menggunakan buku cerita, gambar, atau video animasi tentang pesawat terbang untuk membantu visualisasi si kecil.

Jelaskan tahapan-tahapan penerbangan, mulai dari saat masuk ke dalam pesawat, duduk di kursi, memasang sabuk pengaman, pesawat mulai bergerak di landasan, lepas landas, terbang di udara, hingga mendarat.

Tekankan bahwa semua proses ini aman dan akan ada banyak orang lain di dalam pesawat, termasuk pilot dan pramugari yang akan membantu kita.

Buat cerita tentang penerbangan menjadi sesuatu yang menarik dan menyenangkan.

Misalnya, kamu bisa mengatakan bahwa saat terbang nanti, mereka akan bisa melihat awan dari dekat seperti kapas, atau melihat rumah-rumah dan mobil-mobil dari atas terlihat sangat kecil.

Ajak si kecil untuk membayangkan hal-hal menarik yang akan mereka lihat dan lakukan di tempat tujuan.

Jika memungkinkan, ajak si kecil melihat pesawat dari dekat di bandara sebelum hari keberangkatan (jika ada kesempatan dan aman).

Melihat langsung bentuk pesawat yang besar bisa membantu mereka merasa lebih familiar dan tidak terlalu takut saat berada di dalamnya nanti.

Dengan memberikan penjelasan yang baik dan membuat proses terbang terdengar menyenangkan, kamu bisa mengurangi rasa cemas si kecil terhadap hal yang baru dan tidak dikenal.

2. Selama Penerbangan: Ciptakan Suasana Nyaman dan Alihkan Perhatian

Saat sudah berada di dalam pesawat, penting untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi si kecil.

Rasa takut dan cemas bisa muncul kapan saja selama penerbangan, terutama saat lepas landas, saat terjadi turbulensi, atau saat mendarat.

Oleh karena itu, persiapkan diri dengan berbagai cara untuk mengalihkan perhatian si kecil dan membuatnya merasa lebih tenang.

Bawa barang-barang kesukaan si kecil, seperti boneka, selimut kecil, atau bantal leher yang biasa mereka gunakan saat tidur.

Kehadiran benda-benda familiar ini bisa memberikan rasa nyaman dan aman di lingkungan yang asing.

Halaman:

Tags

Terkini