Kita bisa memilih buah-buahan dengan indeks glikemik yang lebih rendah, menambahkan sumber protein dan lemak sehat, serta menghindari tambahan gula yang tidak perlu.
Ketiga, smoothie bisa menjadi cara yang lezat untuk meningkatkan asupan serat.
Dengan menambahkan sayuran hijau seperti bayam atau kale, serta biji-bijian seperti chia atau flaxseed, kita bisa mendapatkan serat yang cukup untuk membantu memperlambat penyerapan gula dan menjaga perut kenyang lebih lama.
Keempat, smoothie bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk mendapatkan berbagai macam nutrisi dalam satu sajian.
Kita bisa menggabungkan buah-buahan, sayuran, protein, lemak sehat, dan bahkan rempah-rempah untuk menciptakan minuman yang kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan.
Namun, penting untuk diingat bahwa tidak semua smoothie itu sama.
Smoothie yang dibeli di luar atau yang dibuat dengan terlalu banyak buah-buahan tinggi gula bisa justru berdampak buruk pada kadar gula darah.
Oleh karena itu, mari kita pelajari tips membuat smoothie yang benar-benar ramah diabetes.
2. Tips Utama Membuat Smoothie yang Ramah Diabetes
Sebelum kita masuk ke resep-resepnya, ada beberapa tips penting yang perlu kita perhatikan saat membuat smoothie untuk penderita diabetes.
a. Pilih Buah-buahan dengan Indeks Glikemik Rendah
Buah-buahan memang mengandung gula alami, namun beberapa jenis buah memiliki indeks glikemik (IG) yang lebih rendah dibandingkan yang lain.
Buah dengan IG rendah akan melepaskan gula ke dalam darah secara lebih perlahan, sehingga tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang drastis.
Beberapa pilihan buah dengan IG rendah yang baik untuk smoothie antara lain adalah beri (seperti blueberry, raspberry, strawberry), apel hijau, pir, ceri, dan jeruk.
Gunakan buah-buahan ini sebagai dasar smoothie Anda.