lifestyle

3 Makanan yang Harus Dihindari untuk Menjaga Kadar Gula Darah Stabil

Jumat, 20 Juni 2025 | 14:01 WIB
3 Makanan yang Harus Dihindari untuk Menjaga Kadar Gula Darah Stabil (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Tanpa adanya serat yang cukup, penyerapan gula terjadi dengan sangat cepat, menyebabkan lonjakan kadar gula darah yang signifikan.

Selain itu, makanan olahan seringkali juga mengandung tambahan gula, garam, dan lemak tidak sehat yang bisa memperburuk kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Cara menghindarinya?

Pilihlah sumber karbohidrat kompleks yang lebih sehat, seperti roti gandum utuh, nasi merah, pasta gandum utuh, quinoa, dan oatmeal.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat karena kandungan seratnya yang tinggi, sehingga pelepasan gula ke dalam darah juga lebih bertahap dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Saat berbelanja, selalu perhatikan label nutrisi dan pilih produk yang mengandung lebih banyak serat.

Cobalah untuk mengganti camilan olahan dengan buah-buahan, sayuran, atau kacang-kacangan yang lebih sehat.

3. Makanan Tinggi Lemak Jenuh dan Trans: Bukan Hanya Soal Gula, Tapi Juga Resistensi Insulin!

Jenis makanan ketiga yang perlu kamu waspadai adalah makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh dan lemak trans.

Meskipun lemak tidak secara langsung meningkatkan kadar gula darah seperti karbohidrat, konsumsi lemak jenuh dan trans yang berlebihan bisa berkontribusi pada resistensi insulin.

Resistensi insulin adalah kondisi di mana sel-sel tubuh menjadi kurang responsif terhadap hormon insulin, yang bertugas membawa gula darah dari aliran darah ke dalam sel untuk dijadikan energi.

Ketika terjadi resistensi insulin, kadar gula darah bisa meningkat karena glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel dengan efektif.

Makanan yang seringkali tinggi lemak jenuh dan trans antara lain gorengan, makanan cepat saji, daging berlemak, produk susu tinggi lemak, makanan ringan olahan (seperti keripik dan snack kemasan), serta produk bakery yang dibuat dengan margarin atau shortening.

Cara menghindarinya?

Pilihlah sumber lemak yang lebih sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang terdapat dalam alpukat, minyak zaitun, kacang-kacangan, dan ikan berlemak (seperti salmon dan tuna).

Halaman:

Tags

Terkini