KLIK SAJA - Jutaan penderita diabetes menghadapi tantangan harian dalam mengelola kondisi mereka di rumah, kantor, dan sekolah.
Diabetes adalah penyakit kronis yang memerlukan perhatian dan pengelolaan yang cermat.
Penderita diabetes harus mampu mengatur pola makan, aktivitas fisik, dan pengobatan mereka dengan disiplin.
Hal ini sering kali menjadi sumber stres yang signifikan.
Baca Juga: 4 Kegiatan Sederhana Yang Bisa Tingkatkan Level IQ
Mereka harus tangguh, terorganisasi, dan bertanggung jawab, yang berdampak pada kesejahteraan fisik dan mental mereka.
Kesehatan mental merupakan aspek penting dari manajemen diabetes yang sering diabaikan.
Sebuah survei global baru yang dilakukan oleh Federasi Diabetes Internasional (IDF) menunjukkan bahwa banyak penderita diabetes mengalami masalah kesehatan mental.
Survei ini mengungkapkan bahwa 77% penderita diabetes mengalami kecemasan, depresi, atau kondisi kesehatan mental lainnya karena diabetes yang mereka derita.
Baca Juga: Empat Ide Masak Ayam Bisa Jadi Makanan Sehat dan Cocok untuk Anak Gym
Angka ini sangat mencolok dan menunjukkan perlunya pendekatan holistik dalam perawatan diabetes.
Perawatan diabetes sering kali hanya berfokus pada gula darah, sehingga membuat banyak orang kewalahan.
Ini berarti bahwa meskipun kadar gula darah terkontrol, aspek lain dari kesehatan pasien mungkin tidak mendapatkan perhatian yang cukup.
Kesejahteraan emosional dan psikologis sangat penting untuk kualitas hidup penderita diabetes.