KlikSAJA,--Apakah boleh makan dan minum saat sudah memasuki waktu imsak? Menurut Ustaz Abdul Somad atau yang akrab disapa UAS begini penjelasannya.
UAS selaku ulama yang banyak dicintai umat muslim di manapun berada menjelaskan boleh tidaknya makan dan minum saat memasuki waktu imsak.
Kenyataannya bangun untuk melaksanakan sahur merupakan hal yang lumayan berat bagi sebagian orang, sehingga akhirnya banyak yang bangun terlambat untuk menjalankan sahur.
Waktu imsak yang jatuh sebelum azan subuh.
Baca Juga: Pulang Kampung, Rudianto Lallo Ceramah Ingatkan Warga Jagai Anakta’
Sebagian kaum muslim menganggap, waktu imsak adalah waktu berhentinya makan dan minum sahur dan tanda mulainya berpuasa.
Betulah demikian? Apakah makan dan minum saat sudah memasuki waktu sahur itu diperbolehkan?
Imsak sendiri menurut UAS, hanya dikenal pada lingkungan muslim bermazhab Imam Syafii.
Dia menceritakan kisahnya saat berada di Maroko yang tidak mengenal imsak di sana.
"Dua kali saya puasa di Maroko tak ada imsak. Kami makan aja terus. Makan, makan, makan. Pas sedang makan, Allahu akbar Allahu Akbar (azan subuh)," ujar UAS, dikutip dari Republika.co.id pada Jumat, 24 Maret 2023.
"Macam mana ini? Kalau ditelan, batal. Kalau dimuntahkan, sayang. Mantap!" sambungnya.
Baca Juga: Gubermur Sulsel Pantau Harga Komoditas di Pasar Terong
Dari situ UAS menyampaikan bahwa imsak bukanlah waktu untuk berhentinya makan dan minum.
Namun di waktu imsak UAS menyarankan agar membersihkan mulut dan gigi kemudian membaca ayat Al-Quran sebanyak 50 ayat.
Imsak sendiri merupakan penanda 10 menit sebelum datangnya azan subuh yang dimana azan subuh itulah penanda mulainya berpuasa.