Intip Peringkat Kecakapan Berbahasa Inggris di ASEAN: Indonesia di Peringkat Berapa Ya?

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 16 November 2025 | 17:34 WIB
Ilustrasi Orang Asia Tenggara Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris (i stock)
Ilustrasi Orang Asia Tenggara Berkomunikasi dalam Bahasa Inggris (i stock)

KLIK SAJA - Laporan terbaru EF English Proficiency Index (EF EPI) 2024 kembali memetakan kemampuan bahasa Inggris masyarakat dunia, termasuk negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Dalam edisi ini, Singapura kembali menempati posisi teratas sebagai negara ASEAN dengan tingkat kecakapan bahasa Inggris tertinggi.

Dengan skor 609 poin, Singapura berada dalam kategori sangat tinggi, sebuah pencapaian yang sudah dapat diprediksi mengingat bahasa Inggris menjadi salah satu bahasa resmi dan digunakan luas dalam pendidikan, pemerintahan, serta aktivitas sehari-hari di negara tersebut.

Di bawah Singapura, Filipina menempati posisi kedua di ASEAN dengan skor 570 poin dan masuk kategori tinggi.

Filipina dikenal memiliki sistem pendidikan yang sejak lama memasukkan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, sehingga tidak heran bila kemampuan warganya secara umum tergolong sangat baik.

Malaysia menyusul di posisi ketiga dengan skor 566 poin, juga berada dalam kategori tinggi.

Negara ini memiliki lingkungan multilingual serta kebijakan yang kuat dalam mendukung penggunaan bahasa Inggris, terutama di sektor pendidikan dan bisnis, sehingga kompetensi bahasa masyarakatnya konsisten berada pada level atas.

Baca Juga: Mengenal Pusat Primata Schmutzer di Ragunan: Terbesar di Asia Tenggara dan Bertaraf Internasional

Setelah tiga besar, tingkat kecakapan bahasa Inggris di ASEAN tampak menurun cukup signifikan. Vietnam mengisi posisi keempat dengan skor 498 poin, masuk kategori rendah.

Indonesia berada satu tingkat di bawahnya dengan skor 468 poin, juga masuk kategori rendah. Posisi ini menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Inggris masyarakat Indonesia masih belum memadai untuk bersaing di tingkat global.

Di bawah Indonesia, Myanmar meraih skor 449 poin, sementara Thailand dan Kamboja berada di posisi berikutnya dengan skor masing-masing 415 dan 408 poin, semuanya termasuk kategori sangat rendah menurut klasifikasi EF EPI.

Adapun Brunei Darussalam, Laos, dan Timor Leste tidak masuk dalam daftar karena tidak tersedianya data pada laporan tahun ini.

Dominasi Singapura, Filipina, dan Malaysia dalam kecakapan bahasa Inggris sebenarnya tidak mengherankan.

Ketiga negara tersebut menjadikan bahasa Inggris sebagai bagian penting dari kehidupan sehari-hari, baik sebagai bahasa resmi maupun bahasa pengantar utama dalam pendidikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X