4 Tips Atasi 'Culture Shock' Ketika Bekerja atau Belajar di Luar Negeri

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 11:46 WIB
ilustrasi abroad di luar negeri (academics study)
ilustrasi abroad di luar negeri (academics study)

KLIK SAJA - Bagi kamu yang akan memulai petualangan di luar negeri, baik untuk bekerja maupun belajar, salah satu hal terpenting yang harus diperhatikan adalah kemampuan beradaptasi.

Tidak sedikit Warga Negara Indonesia yang akhirnya tidak betah tinggal di luar negeri karena mengalami culture shock, hingga akhirnya gagal studi dan bekerja.

Banyak dari mereka yang tidak mengantisipasi perubahan besar ini sejak awal. Agar tidak mengalami hal serupa, ada beberapa hal penting yang bisa kamu siapkan sejak dini. Berikut empat di antaranya:

Jangan Rewel soal Makanan Lokal
Salah satu keluhan yang paling sering muncul dari WNI di luar negeri adalah perbedaan cita rasa makanan.

Lidah kita tentu sudah terbiasa dengan makanan khas Indonesia yang kaya bumbu, sehingga saat di luar negeri sering muncul rasa tidak puas atau bahkan tidak doyan makan.

Untuk mengantisipasinya, cobalah membiasakan diri sebelum berangkat. Kamu bisa mencoba makan di restoran yang menyajikan hidangan khas negara tujuan.

Maka dengan begitu, setidaknya kamu tidak kaget saat pertama kali mencicipi makanan di sana,bahkan hingga menyukainya.

Pelajari Etika dan Adab Setempat
Setiap negara memiliki aturan tidak tertulis yang dijunjung tinggi masyarakatnya. Pepatah mengatakan, “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.”

Artinya, kita harus menghormati kebiasaan dan etika yang berlaku di tempat baru.

Sebelum berangkat, luangkan waktu untuk membaca atau mencari tahu tentang kebiasaan, norma, serta tata krama di negara tujuan.

Pengetahuan ini akan sangat membantu dalam menjalin hubungan sosial dan menghindari kesalahpahaman dan hal ini sangatlah vital.

Jangan Mengeluh tentang Iklim dan Cuaca
Perubahan iklim juga sering menjadi alasan WNI tidak betah tinggal di luar negeri.

Ada yang tidak tahan dengan musim dingin yang ekstrem, ada pula yang merasa kepanasan di negara tropis lain.

Agar lebih siap, pelajari kondisi iklim di negara tujuan jauh-jauh hari. Lengkapi kebutuhan seperti pakaian, obat-obatan, atau peralatan lain yang bisa membantumu menyesuaikan diri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X