Mengenal Profesi Prompt Engineer, Pekerjaan ‘Manusia’ Siasati Artificial Intelligence

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 2 Juni 2025 | 15:18 WIB
ilustrasi seorang prompt engineer (shuttetstock)
ilustrasi seorang prompt engineer (shuttetstock)

Kreativitas dan Gaji Fantastis

Menjadi prompt engineer menuntut kreativitas tinggi. Mereka sering diibaratkan sebagai seniman digital, karena harus mampu menyusun kata demi kata yang mampu “menghidupkan” AI sesuai tujuan.

Dengan permintaan yang tinggi dan pasokan tenaga kerja yang terbatas, profesi ini menawarkan gaji yang sangat kompetitif.

Di Amerika Serikat, prompt engineer bisa meraup gaji antara USD 100.000 hingga USD 335.000 per tahun (sekitar Rp1,6 miliar hingga Rp5,3 miliar), tergantung perusahaan dan kompleksitas proyek.

Bahkan, startup AI seperti Anthropic memasang lowongan dengan bayaran fantastis untuk posisi ini.

Prospek Cerah di Masa Depan

Seiring berkembangnya AI, kebutuhan akan prompt engineer diprediksi akan terus meningkat.

Platform lowongan kerja seperti Karirlab menunjukkan tren pencarian tenaga profesional di bidang ini, baik sebagai pengembang perangkat lunak, teknisi sistem, maupun spesialis data.

Kabar baiknya, profesi ini tidak mensyaratkan latar belakang pendidikan linier.

Asalkan memiliki ketertarikan, kemampuan teknis, dan ketekunan belajar, siapa pun bisa menjadi prompt engineer.

Di era digital yang terus berubah cepat, profesi ini menjadi pintu masuk yang menarik untuk masa depan teknologi yang kolaboratif antara manusia dan mesin.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X