- Sosis dan bakso instan: Produk-produk ini seringkali mengandung garam yang sangat tinggi untuk meningkatkan rasa dan mengawetkannya.
- Ham dan bacon: Proses pengasinan yang digunakan dalam pembuatan ham dan bacon menghasilkan produk dengan kandungan garam yang signifikan.
- Kornet dan dendeng: Daging yang diawetkan melalui proses pengasinan dan pengeringan ini juga memiliki kadar garam yang sangat tinggi.
- Daging deli: Irisan daging olahan yang sering digunakan untuk sandwich juga bisa menjadi sumber garam tersembunyi.
Jika Anda sering mengonsumsi daging olahan, sebaiknya batasi frekuensi dan porsinya.
Pilihlah sumber protein lain yang lebih segar dan alami seperti daging tanpa lemak, ayam, ikan, atau produk nabati seperti tahu dan tempe.
Meskipun daging olahan praktis dan seringkali terasa lezat, kandungan garamnya yang tinggi menjadikannya salah satu makanan tersembunyi yang perlu diwaspadai jika Anda ingin menjaga asupan garam tetap sehat.
3. Saus dan Dressing Kemasan: Tambahan Rasa yang Tinggi Natrium
Makanan tersembunyi ketiga yang seringkali mengandung garam tinggi adalah berbagai jenis saus dan dressing kemasan.
Saus dan dressing sering digunakan untuk menambah rasa pada makanan kita, mulai dari salad hingga berbagai jenis hidangan utama.
Namun, banyak produk saus dan dressing kemasan yang mengandung kadar natrium yang cukup tinggi.
Garam digunakan dalam saus dan dressing sebagai penambah rasa dan juga sebagai pengawet untuk memperpanjang masa simpan produk.
Meskipun porsi saus atau dressing yang kita gunakan mungkin terlihat kecil, jika dikonsumsi secara teratur, jumlah garam yang kita dapatkan dari produk-produk ini bisa sangat signifikan.
Beberapa contoh saus dan dressing kemasan dengan kandungan garam yang tinggi antara lain:
- Kecap asin: Sudah jelas dari namanya bahwa kecap asin mengandung garam yang tinggi.
- Saus sambal dan saus tomat kemasan: Meskipun terasa manis atau pedas, produk-produk ini juga seringkali mengandung garam sebagai penyeimbang rasa dan pengawet.
- Salad dressing kemasan: Berbagai jenis salad dressing, terutama yang creamy, seringkali mengandung garam yang cukup tinggi.
- Mayones kemasan: Mayones juga bisa menjadi sumber garam tersembunyi, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
- Saus-saus instan untuk masakan: Seperti saus teriyaki, saus bulgogi, atau saus lada hitam kemasan, seringkali mengandung garam yang tinggi.
Untuk mengurangi asupan garam dari saus dan dressing, Anda bisa mencoba beberapa alternatif.
Pilihlah produk dengan label "rendah natrium" atau "tanpa tambahan garam" jika tersedia.
Anda juga bisa membuat saus dan dressing sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan segar dan mengontrol jumlah garam yang Anda gunakan.
Menggunakan minyak zaitun dan cuka sebagai dressing salad, atau membuat saus tomat sendiri dari tomat segar, bisa menjadi pilihan yang lebih sehat dan rendah garam.
Menyadari kandungan garam tersembunyi dalam saus dan dressing kemasan dapat membantu Anda membuat pilihan yang lebih baik untuk kesehatan Anda.
Artikel Terkait
3 Alasan Utama Mengapa Foto Bagasi Dapat Membantu Proses Klaim Asuransi Perjalanan
3 Cara Foto Bagasi Untuk Menyelamatkan dari Masalah di Bandara
Apa yang Harus Diperhatikan Saat Mengambil Foto Bagasi Anda?
3 Tips Mengambil Foto Bagasi yang Efektif Sebelum Terbang
Apa yang Dialami oleh Orang dengan Golongan Darah AB Menghadapi Demensia dalam Keluarga? Ini 3 Jawaban Utamanya!
Mitos dan Fakta: Hubungan Antara Golongan Darah dan Risiko Demensia
3 Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Demensia pada Orang dengan Golongan Darah AB
3 Tanda dan Gejala Awal Demensia yang Perlu Diketahui oleh Pemilik Golongan Darah AB
3 Alasan Utama Mengapa Golongan Darah AB Rentan Terhadap Demensia
3 Alasan Utama Mengapa Garam Penting, tetapi Harus Dibatasi?