Anda bisa melakukannya di fasilitas kesehatan seperti puskesmas, klinik, rumah sakit, atau bahkan di apotek yang menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah.
Selain itu, Anda juga bisa memiliki alat pengukur tekanan darah sendiri di rumah untuk memantau tekanan darah secara mandiri.
Saat melakukan pemeriksaan tekanan darah, pastikan Anda berada dalam kondisi yang rileks dan tenang.
Hindari minum kopi atau merokok setidaknya 30 menit sebelum pemeriksaan karena dapat memengaruhi hasil pengukuran.
Hasil pemeriksaan tekanan darah akan menunjukkan dua angka, yaitu tekanan darah sistolik (angka atas) dan tekanan darah diastolik (angka bawah).
Tekanan darah normal biasanya berada di bawah 120/80 mmHg.
Jika hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah Anda di atas 130/80 mmHg secara konsisten, maka Anda mungkin mengalami hipertensi dan perlu berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan lebih lanjut.
2. Mengenali Gejala Awal Hipertensi (Walaupun Sering Tidak Terasa)
Meskipun seringkali tidak menimbulkan gejala yang kentara, hipertensi sebenarnya bisa dikenali melalui beberapa gejala awal.
Gejala-gejala ini mungkin terkesan ringan dan seringkali diabaikan atau dianggap sebagai masalah kesehatan biasa.
Namun, penting untuk mewaspadai gejala-gejala awal hipertensi agar kita bisa bertindak lebih cepat.
Beberapa gejala awal hipertensi yang perlu diwaspadai antara lain:
- Sakit kepala, terutama di bagian belakang kepala atau saat bangun tidur.
- Pusing atau terasa ringan di kepala.
- Mudah merasa lelah dan lemas tanpa alasan yang jelas.
- Pandangan kabur atau penglihatan ganda.
- Jantung berdebar-debar atau terasa tidak nyaman di dada.
- Sesak napas saat beraktivitas ringan.
- Telinga berdenging (tinnitus).
- Mimisan tanpa sebab yang jelas.
Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas secara terus-menerus, jangan ragu untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Meskipun gejala-gejala ini tidak selalu menandakan hipertensi, penting untuk memastikan penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat jika memang terdiagnosis hipertensi.
Ingat, semakin cepat hipertensi terdeteksi, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi serius di kemudian hari.
Artikel Terkait
3 Cara Mendeteksi Hipertensi Dini dan Gejala yang Sering Terlewat
3 Alasan Pentingnya Mengetahui Gejala Hipertensi untuk Kesehatan Jangka Panjang
Mengidentifikasi Gejala Hipertensi Tersembunyi: Apa yang Perlu Diketahui?
3 Cara dalam Menghadapi Gejala Kolesterol Tinggi
3 Tes Kesehatan yang Perlu Dilakukan untuk Mendeteksi Kolesterol
3 Cara Mencegah Gejala Kolesterol Tinggi dengan Gaya Hidup Sehat
3 Bahaya Gejala Kolesterol yang Sering Diabaikan oleh Masyarakat
Mengenali Gejala Kolesterol Tinggi: Tanda-tanda yang Perlu Diperhatikan
3 Tips untuk Mendeteksi Hipertensi pada Diri Sendiri dan Orang Terdekat
3 Alasan Utama Mengapa Anda Perlu Tahu Gejala Hipertensi yang Jarang Dikenali