3 Bahaya Gejala Kolesterol yang Sering Diabaikan oleh Masyarakat

photo author
- Jumat, 20 Juni 2025 | 05:58 WIB
3 Bahaya Gejala Kolesterol yang Sering Diabaikan oleh Masyarakat (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
3 Bahaya Gejala Kolesterol yang Sering Diabaikan oleh Masyarakat (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Bahaya pertama yang paling mengerikan dari gejala kolesterol tinggi yang sering diabaikan adalah penyakit jantung koroner.

Penyakit ini bisa dibilang “bom waktu” yang siap meledak kapan saja kalau kita terus-terusan cuek dengan kadar kolesterol yang nggak terkontrol.

Gimana sih kolesterol tinggi bisa menyebabkan penyakit jantung koroner?

Jadi gini, kolesterol jahat (LDL) yang terlalu tinggi dalam darah itu lama kelamaan bisa menumpuk di dinding pembuluh darah arteri.

Tumpukan kolesterol ini membentuk plak yang disebut aterosklerosis.

Plak ini bikin pembuluh darah jadi menyempit dan mengeras, ibarat pipa air yang tersumbat kerak.

Nah, kalau pembuluh darah arteri yang menyuplai darah ke jantung tersumbat, aliran darah ke jantung jadi terhambat.

Akibatnya, jantung kekurangan oksigen dan nutrisi.

Kondisi inilah yang disebut penyakit jantung koroner.

Gejala penyakit jantung koroner ini awalnya mungkin ringan dan seringkali diabaikan, misalnya:

  • Nyeri Dada (Angina): Nyeri dada ini biasanya terasa seperti tertekan, diremas, atau terasa berat di dada. Seringkali muncul saat beraktivitas fisik atau saat stres, dan mereda saat istirahat. Sayangnya, banyak orang mengira nyeri dada ini cuma masuk angin biasa atau asam lambung naik.

  • Sesak Napas: Sesak napas juga bisa menjadi gejala penyakit jantung koroner, terutama saat beraktivitas fisik. Namun, sesak napas ini juga seringkali dikaitkan dengan penyakit paru-paru atau asma, sehingga gejala jantung koroner jadi terabaikan.

  • Mudah Lelah: Merasa mudah lelah dan lemas tanpa alasan yang jelas juga bisa menjadi tanda penyakit jantung koroner. Jantung yang bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui pembuluh darah yang menyempit bisa menyebabkan kelelahan. Tapi, kelelahan ini seringkali dianggap sebagai efek kurang tidur atau kecapekan kerja.

Kalau gejala-gejala ini terus diabaikan, penyakit jantung koroner bisa berkembang semakin parah.

Puncaknya bisa terjadi serangan jantung yang mematikan akibat sumbatan total pada pembuluh darah jantung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X