KLIK SAJA - Shalat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dinantikan umat Muslim di bulan Ramadan.
Namun, bagi orang tua yang memiliki anak balita, membawa si kecil ke masjid tentunya bisa menjadi tantangan tersendiri.
Durasi shalat Tarawih yang relatif lama, ditambah kemungkinan anak rewel, menangis, atau mengganggu jemaah lain, seringkali membuat orang tua ragu.
Baca Juga: 4 Ide Topik Kultum Ramadan Bertema Indonesia Gelap, Solusi Hadapi Ketidakpastian dan Ketidakadilan
Namun, dengan persiapan yang baik, Anda tetap bisa membawa anak balita ke masjid tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah, berikut empat tips yang bisa Anda terapkan.
Ambil Shaf Paling Belakang dan Aman
Memilih posisi shaf yang tepat adalah langkah pertama yang penting saat membawa anak balita.
Ambil shaf paling belakang atau di area yang aman, seperti dekat pintu keluar.
Hal ini memudahkan Anda jika sewaktu-waktu anak rewel dan perlu dibawa keluar sejenak.
Posisi shaf belakang juga meminimalisir gangguan terhadap jemaah lain, karena Anda memiliki ruang lebih leluasa untuk mengurus anak.
Selain itu, pastikan Anda memilih masjid yang ramah anak atau memiliki area khusus untuk keluarga.
Pastikan Balita dalam Kondisi Mood Baik
Mood anak balita sangat memengaruhi perilakunya selama di masjid.
Pastikan anak dalam kondisi senang dan tidak mengantuk sebelum berangkat ke masjid.