Bandingkan kedua angka tersebut.
Apakah pemasukanmu lebih besar dari pengeluaran?
Atau sebaliknya?
Atau malah pas-pasan?
Dari sini, kamu akan mendapatkan gambaran yang jelas tentang kondisi keuanganmu saat ini dan area mana saja yang perlu diperbaiki dalam anggaranmu.
2. Prioritaskan Kebutuhan Esensial dan Pangkas Pengeluaran Tidak Penting
Setelah mengetahui kondisi keuanganmu melalui catatan pemasukan dan pengeluaran, langkah selanjutnya adalah memprioritaskan kebutuhan esensial dan memangkas pengeluaran yang tidak penting.
Dalam kondisi keuangan yang tidak pasti setelah resign, penting untuk fokus pada kebutuhan yang benar-benar mendasar terlebih dahulu.
Kebutuhan esensial adalah pengeluaran yang benar-benar vital untuk kelangsungan hidupmu, seperti:
- Makanan pokok dan minuman sehat
- Tempat tinggal yang aman dan layak
- Pakaian yang pantas
- Transportasi untuk keperluan penting (kerja, mencari nafkah, kesehatan)
- Biaya kesehatan dasar
Pastikan semua kebutuhan esensial ini terpenuhi terlebih dahulu dalam anggaranmu.
Setelah kebutuhan esensial terpenuhi, barulah kamu bisa mempertimbangkan pengeluaran untuk keinginan atau hal-hal yang bersifat sekunder.
Namun, di masa transisi ini, sebaiknya kamu benar-benar selektif dalam mengeluarkan uang untuk keinginan.
Identifikasi pos-pos pengeluaran yang termasuk kategori ‘keinginan’ dan coba pangkas atau hilangkan sama sekali.
Contoh pengeluaran yang seringkali bisa dipangkas adalah:
- Makan di luar terlalu sering
- Ngopi di kafe setiap hari
- Belanja barang-barang yang tidak perlu
- Hiburan mewah dan mahal
- Langganan layanan streaming yang jarang digunakan
- Keanggotaan gym atau klub yang tidak aktif
Pangkas pengeluaran-pengeluaran ini secara signifikan, atau bahkan hilangkan sama sekali untuk sementara waktu.
Artikel Terkait
3 Cara Membangun Kembali Kepercayaan Diri Setelah Mengalami Kekecewaan
3 Cara Mengatasi Rasa Malas Saat Menulis
3 Teknik Menerima Kritik untuk Perbaikan Diri
3 Cara Menjaga Kreativitas Agar Tetap Mengalir dalam Menulis
3 Cara Membangun Rasa Percaya Diri Sebagai Penulis
3 Alasan Pentingnya Disiplin dalam Menulis Setiap Hari
3 Cara Mengelola Utang dan Kewajiban Keuangan Setelah Resign
3 Strategi Investasi untuk Pendapatan Pasif Setelah Resign
3 Alasan Pentingnya Menyimpan Dana Darurat Setelah Berhenti Bekerja
3 Tips Mengurangi Pengeluaran untuk Hidup Hemat Pasca Resign