Teknik ini sering disebut dengan istilah "chunking down".
Ibarat mendaki gunung, daripada langsung memikirkan puncak yang jauh di atas sana, lebih baik kita fokus pada langkah demi langkah, pos demi pos.
Dengan memecah tujuan besar menjadi tujuan-tujuan kecil, tugas yang tadinya terasa berat akan menjadi lebih ringan dan lebih mudah untuk dihadapi.
Setiap kali berhasil mencapai satu tujuan kecil, kita akan merasa lebih termotivasi dan percaya diri untuk melanjutkan ke tujuan kecil berikutnya, hingga akhirnya mencapai tujuan besar yang kita impikan.
Misalnya, jika tujuan besarmu adalah "menulis buku", pecahlah tujuan tersebut menjadi tujuan-tujuan kecil seperti "membuat kerangka buku", "menulis bab 1", "menulis bab 2", "revisi bab 1", dan seterusnya.
Atau jika tujuan besarmu adalah "menjadi digital marketer sukses", pecahlah menjadi tujuan-tujuan kecil seperti "belajar SEO", "belajar social media marketing", "membuat website portofolio", "mencari client pertama", dan seterusnya.
Buat daftar tujuan-tujuan kecil yang spesifik, terukur, achievable, relevan, dan terikat waktu (SMART) untuk setiap tahapan.
Susun tujuan-tujuan kecil tersebut secara berurutan, mulai dari yang paling mudah hingga yang paling sulit, atau sesuai dengan prioritas dan deadline.
Dengan memecah tujuan besar menjadi tujuan-tujuan kecil, kita akan lebih mudah fokus pada langkah-langkah konkret yang perlu diambil, mengurangi rasa overwhelmed, dan meningkatkan momentum untuk terus maju.
3. Tuliskan Tujuan dan Visualisasikan Kesuksesan: Kekuatan Kata-Kata dan Imajinasi
Strategi ketiga untuk menetapkan tujuan yang jelas adalah dengan menuliskannya dan memvisualisasikan kesuksesan.
Menuliskan tujuan bukan hanya sekadar mencatat daftar keinginan di kertas atau smartphone.
Proses menuliskan tujuan memiliki kekuatan magis yang dapat memperjelas pikiran, memperkuat komitmen, dan meningkatkan peluang keberhasilan.
Saat kita menuliskan tujuan, kita memaksa diri kita untuk berpikir lebih jernih dan merumuskan tujuan dengan lebih spesifik dan terukur.
Tulisan juga menjadi pengingat visual yang konstan tentang apa yang ingin kita capai, sehingga kita tidak mudah lupa atau kehilangan fokus.
Artikel Terkait
3 Cara Menciptakan Rutinitas Harian yang Nyaman di Negara Baru
3 Alasan Pentingnya Dukungan Emosional dalam Menghadapi Krisis Keuangan
3 Keterampilan Baru yang Bisa Dipelajari untuk Meningkatkan Pendapatan
3 Peluang Usaha Kecil yang Bisa Dijalankan dari Rumah
3 Tips Mengatur Keuangan Keluarga dengan Pendapatan Terbatas
3 Cara Memilih Pekerjaan Sampingan yang Cocok untuk Ibu Rumah Tangga
3 Tips Membangun Kebiasaan Positif untuk Mencapai Potensi Maksimal
3 Strategi Mengatasi Rasa Malas dan Meningkatkan Motivasi
3 Alasan Pentingnya Rutin Berolahraga untuk Kesehatan Mental dan Fisik
3 Teknik Manajemen Waktu untuk Meningkatkan Produktivitas