3 Tanda Teman Berubah Ketika Kamu Sukses

photo author
- Rabu, 18 Juni 2025 | 21:30 WIB
3 Tanda Teman Berubah Ketika Kamu Sukses (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)
3 Tanda Teman Berubah Ketika Kamu Sukses (Dibuat oleh Vicky Hayden Alzaini dengan menggunakan Meta AI)

Mereka jadi ragu untuk menghubungi karena merasa ‘nggak level’ lagi sama kamu, atau takut dianggap cuma mau numpang tenar atau minta bantuan.

Bisa juga karena mereka merasa cemburu atau iri hati dengan pencapaianmu. Rasa iri ini bisa muncul tanpa disadari, dan akhirnya termanifestasi dalam bentuk penurunan intensitas komunikasi.

Mereka jadi nggak nyaman atau nggak mood untuk berinteraksi dengan kamu seperti dulu.

Atau, kemungkinan lainnya, temanmu mungkin merasa sibuk atau overwhelmed dengan kehidupannya sendiri, dan kebetulan aja waktunya jadi berkurang untuk berkomunikasi denganmu.

Ini memang kemungkinan yang paling netral, tapi tetep perlu diperhatikan perubahannya.

Apapun alasannya, penurunan intensitas komunikasi ini jelas jadi tanda perubahan dalam pertemanan. Bukan berarti pertemanan kalian langsung rusak, tapi perlu jadi perhatian biar nggak makin menjauh dan bisa dicari solusinya kalau memang ada masalah yang mendasari.

2. Muncul Sikap Kompetitif yang Nggak Sehat atau Justru Meremehkan

Tanda kedua yang juga sering muncul itu sikap kompetitif yang nggak sehat atau justru meremehkan. Dulu, kalau kamu cerita tentang pencapaianmu, mereka pasti ikut bangga dan kasih selamat. Tapi, sekarang kok reaksinya beda ya?

Ada teman yang tiba-tiba jadi super kompetitif. Setiap kali kamu cerita tentang kesuksesanmu, dia langsung cerita tentang pencapaiannya yang (menurut dia) lebih hebat.

Atau, dia jadi sering membanding-bandingkan dirinya dengan kamu, seolah-olah pertemanan kalian berubah jadi ajang perlombaan.

Sikap kompetitif ini biasanya muncul dari rasa insecure atau keinginan untuk membuktikan diri.

Mereka mungkin merasa terancam dengan kesuksesanmu dan berusaha untuk ‘mengungguli’ kamu dalam segala hal. Ini bisa jadi bentuk coping mechanism mereka untuk menutupi rasa insecure tersebut.

Di sisi lain, ada juga teman yang justru bersikap meremehkan atau sinis terhadap kesuksesanmu.

Mereka mungkin bilang, “Ah, sukses kamu kan cuma kebetulan aja,” atau “Ya iyalah kamu sukses, kan modalnya gede,” atau bahkan “Dulu mah biasa aja, sekarang aja sok-sokan.”

Sikap meremehkan ini biasanya muncul dari rasa iri hati atau kekecewaan. Mereka mungkin merasa tidak adil atau tidak terima dengan kesuksesanmu, dan akhirnya melampiaskan kekecewaan itu dengan meremehkan pencapaianmu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Vicky Hayden Alzaini

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X