Beberapa contoh pertanyaan yang baik untuk diajukan saat memulai karir baru:
-
"Maaf, Pak/Bu, saya ingin memastikan pemahaman saya tentang tugas ini. Apakah maksudnya seperti ini...?" (untuk mengklarifikasi tugas)
-
"Permisi, Kak, saya masih baru di sini. Apakah ada tips atau trik khusus untuk mengerjakan pekerjaan ini dengan lebih efisien?" (untuk meminta insight dari senior)
-
"Selamat pagi, Bapak/Ibu. Saya tertarik dengan proyek [nama proyek]. Apakah ada kesempatan bagi saya untuk terlibat atau belajar lebih banyak tentang proyek ini?" (untuk menunjukkan inisiatif dan minat belajar)
Dengan bersikap aktif dan berani bertanya, kamu menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang proactive, eager to learn, dan punya growth mindset.
Sikap positif ini akan dihargai oleh atasan dan rekan kerja, dan tentunya akan membuka lebih banyak peluang untukmu berkembang di karir baru.
2. Jangan Terlalu Cepat Merasa Puas dan Berhenti Belajar: Teruslah Tingkatkan Skill dan Kompetensi
Kesalahan fatal kedua yang sering menjangkiti para newbie adalah terlalu cepat merasa puas dan berhenti belajar setelah merasa sedikit nyaman dengan pekerjaan baru.
Setelah melewati masa-masa awal yang penuh tantangan dan berhasil beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, terkadang kita merasa sudah cukup dan mulai terlena dengan zona nyaman.
Kita merasa sudah menguasai job desk, sudah akrab dengan rekan kerja, dan mulai menjalankan rutinitas kerja sehari-hari tanpa banyak inovasi atau pengembangan diri.
Padahal, dunia kerja itu dinamis dan terus berubah dengan cepat.
Kompetensi dan skill yang relevan saat ini, belum tentu akan relevan dan dibutuhkan di masa depan.
Kalau kita terlalu cepat merasa puas dan berhenti belajar, kita bisa tertinggal jauh dari perkembangan zaman dan kehilangan daya saing di dunia kerja.
Terlalu cepat merasa puas juga bisa bikin kita jadi stuck di posisi yang sama tanpa ada peningkatan karir yang signifikan.
Kita jadi kehilangan motivasi, kreativitas, dan semangat untuk berinovasi dan memberikan yang terbaik dalam pekerjaan.
Artikel Terkait
3 Alasan Mengapa Kebahagiaan Pribadi Penting untuk Hubungan yang Sehat dan Bahagia
3 Tips Menciptakan Kebahagiaan Pribadi untuk Memperkuat Hubungan Sosial
Hubungan Antara Kebahagiaan Diri Sendiri dan Kesehatan Emosional dalam Hubungan
3 Cara Kebahagiaan Pribadi Meningkatkan Kualitas Hubungan dengan Pasangan
3 Perbandingan Efektivitas Bahan Alami dan Pestisida Kimia dalam Mengatasi Hama Tanaman Hias
3 Tips Mencegah Hama pada Tanaman Hias dengan Bahan Alami yang Mudah Didapat
3 Manfaat Bahan Alami dalam Perawatan Tanaman Hias dan Cara Menggunakannya
3 Resep Ramuan Alami untuk Mengatasi Hama pada Tanaman Hias
3 Panduan Lengkap Menggunakan Bahan Alami untuk Mengusir Hama Tanaman Hias di Rumah
3 Kesalahan Emosional yang Perlu Dihindari Saat Beralih ke Pekerjaan Baru